BERBAGI
Roby Cahyadi.Dok

Uang Saksi Pun Jadi Branding

PERGULATAN politik hari ini kian sengit. Saling lempar bola panas jelang Pilgub Lampung kian menjadi dan semakin asyik untuk dinikmati sebagai pembelajaran politik yang luar biasa.

Pendapat Roby Cahyadi, Dosen Fisip Universitas Lampung, bahwa sedang terjadi political branding tdak bisa dipungkiri. Isu penggerebekan sarung dan jilbab yang menerpa Paslon No 3, kono ada bagi-bagi Kambing dan Ayam yang dikaitkan dengan Paslon No 1-Karena kedekatan Ketua Baznas Lampung yang selalu mendampingi Ridho dalam setiap kampanye, semuanya ditepis dengan segala argumentasi aturan dan pernyataan.

BACA JUGA  Kapolda: Seluruh Cagub Jaga Keamanan

Belakangan, isu bagi-bagi uang oleh Paslon No 2-Herman-Sutono berguir kian liar. Meski tidak secara eksplisit ditepis oleh Sahabat Herman dalam sebuah status yang menyatakan kalau yang terjadi adalah upaya penyelesaian satu tahapan pilgub yang erat kaitannya dalam pengamanan saksi-saksi di TPS.

“Jika biaya saksi Paslon No 2 saja kemudian dituduh politik uang, maka panwaslu Pesibar harus bersikap tegas melarang semua saksi dari seluruh paslon untuk menerima dana saksi…” Urai Sahabat Herman dalam status WhatsApp nya.

BACA JUGA  Khoir: Ada SOP Penerimaan Laporan

Pada tiga kasus persoalan Paslongub ini, menurut Robby, kecermatan dan ketelitian serta kesungguh-sungguhan Bawaslu/Panwaslu dalam menegakkan aturan adalah sesuatu keharusan dalam rangka mencari Gubernur-Wakil Gubernur Lampung yang komited terhadap penegakkan hukum dan demokrasi.

“Sekecil apapun isu untuk menjatuhkan kompetitior akan dimaksimalkan oleh masing-masing paslon dan timnya untuk mendongkrak popularitas. Ini lah politik branding itu,’kata Roby Cahyadi. [vona/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here