BERBAGI

Laporan : Vona/Heri/CJ
LAMPUNG SELATAN – Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan tim tekap 308 Polres Lamsel menggagalkan aksi penangkapan dengan modus pembobolan mesin ATM BRI dengan cara memasukan kartu ATM ke dalam sebuah mesin ATM di SPBU pemanggilan Kecamatan Natar Kabupaten Lamsel, dan mengamankan tiga pelaku dengan inisial DI (24), S (28) dan E (32), dua orang pelaku berasal dari daerah Tanggamus dan yang satu berasal dari Natar, Senen (14/1).

Menurut Kapolres Lamsel, M. Syarhan, S.Ik., pihaknya telah mengamankan tiga pelaku DI yang merupakan warga Natar Kabupaten Lamsel, serta S dan E warga Kabupaten Tanggamus.

“Tersangka sudah melakukan aksi ini empat kali di bulan januari 2019, yang mana tersangka melakukan aksinya dengan malalui dan melihat tutorial youtube, dan langsung peraktek,” ujarnya.

BACA JUGA  Dua Jenazah Perampok Baku Tembak Dengan Polisi Dipulangkan

Sedangkan untuk TKP, kata Kapolres, ada beberapa dan yang terbanyak ada di wilayah SPBU pemanggilan Kecamatan Natar Lamsel, aksinya bisa dalam satu hari empat kali dengan total anggaran cukup besar setiap harinya.

“Namun dari ketiga pelaku ini hanya satu yang melakukan aksi dan yang dua nya mengawasi, modus yang di gunakan pelaku dia menggunakan ATM dan memasukan kartunya setelah itu dia mengambil sejumlah uang yang tertera yang ada di monitor dengan jumlah yang cukup besar setiap penarikan dia mengambil Rp 2.500.000 (dua juta lima ratus),” jelasnya.

BACA JUGA  VA Dan AF Dijaring Kasus Prostitusi

Lalu, pada saat mengambil uang di dalam mesin, pelaku mengganjal keluarnya uang itu setelah itu saklar mesin di matikan uang naik dan di ambil uangnya dan itu di lakukannya berulang kali, namun kartu ATM tidak tertelan.

Barang bukti di amankan satu unit mobil honda brio, uang tunai pecahan seratus ribu sebanyak Rp 5.700.00 (lima juta tujuh ratus ribu), enam unit hp berbagai merk, satu buah ATM milik tersangka, dua buah pinset, tiga buah dompet dan satu lembar bukti transaksi pengambilan uang di ATM.

“Para tersangka akan di kenakan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” kata kapolres Lamsel, M. Syarhan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here