BERBAGI

Laporan: Vona/CJ
BANDARLAMPUNG-Subdit II Tindak Pidana Perbankan dan Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung masih melakukan penyelidikan terhadap laporan dugaan pencemaran nama baik, atas statement Anggota DPD RI Andi Surya, yang menyebutkan UIN Raden Intan Lampung “Sarang Maksiat.”

Aparat masih mengkaji laporan tersebut, apakah ada unsur pidana atau tidak. “Nanti saya liat utk LP-nya apakah masuk pidananya, kalau ngak salah dia di wawancarai oleh media ya baru memberikan statemen,” ujar Pejabat Sementara Kasubdit II Tindak Pidana Perbankan dan Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung, Kompol I Ketut Suryana, kepada awak media ditulis Kamis (23/1).

BACA JUGA  Segera Dilantik Pengurus KMA PBS Lampung

Pihaknya juga akan memanggil para awak media yang memuat berita dari statement Andi Surya, untuk diklarifikasi, seperti apa narasi, dan proses wawancaranya. Namun Ketut belum merincikan jadwal pemanggilan saksi dari pihak media. Termasuk terkait izin pemanggilan Andi juga sedang dilakukan penelaahan.

Sebelumnya, Ketua tim advokat Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH), Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Yudi Yusnandi bersama civitas UIN RIL melaporkan senator Andi Surya ke Polda Lampung, dengan nomor laporan B-10/1/2019/LPG/SKPT, Senin (21/1).

BACA JUGA  UIN Lepas Mahasiswa KKN

Beberapa pasal yang dilaporkan yakni, pasal 27 ayat (3), pasal 28, pasal 36, pasal 51, Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Kemudian, pasal 310 dan 311 KUHP Tentang Pencemaran Nama Baik. Dari penerapan pasal yang diajukan, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian menjadi fokus pengaduan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here