Polemik Pecah Kaca oleh Santri, Ini Kata Kepsek SD 1 Sidoharjo

Senin, 27 April 2026 | 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN-Polemik dugaan perusakan kaca di SDN 1 Sidoharjo, Kecamatan Jati Agung, akhirnya mendapat kejelasan. Sekolah tak menuding pihak manapun, apalagi santri.

Kepala SDN 1 Sidoharjo, Enny Kurniasih, menyampaikan bahwa peristiwa kaca pecah diketahui saat aktivitas sekolah kembali berlangsung, tanpa diketahui secara pasti siapa pelakunya.

“Kita nggak tahu ya, sekolah kan sampai siang. Besoknya kita datang, kaca itu sudah bolong. Kita juga tidak melaporkan ke mana-mana, hanya ke komite,” seperti yang di rilis NU Media Jati Agung, Sabtu (26/4/2026)

Ia menegaskan, sejak awal pihak sekolah tidak memiliki bukti yang mengarah kepada pihak tertentu.

“Kita nggak ada bukti, masak langsung ngomong. Kita nggak pernah menyebut santri,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan oleh salah satu guru SDN 1 Sidoharjo, Muryati, yang juga sempat disebut dalam pemberitaan sebelumnya. Ia tegas membantah bahwa dirinya pernah menuduh santri sebagai pelaku.

Baca Juga:  China dan Indonesia Perlu Majukan Global South

Menurutnya, saat ia datang ke sekolah pada pagi hari, kaca sudah dalam kondisi pecah.

“Saya buka pintu sekolah, kaca sudah pecah. Jadi saya tidak tahu siapa yang memecahkan,” jelasnya.

Luruskan Narasi yang Mengarah ke Pondok

Dengan adanya klarifikasi langsung dari pihak sekolah, menjadi jelas bahwa tidak ada tuduhan resmi yang menyebut santri sebagai pelaku perusakan.

Namun demikian, sebelumnya sempat berkembang narasi di ruang publik yang mengaitkan kejadian tersebut dengan santri dari Ponpes Darussalamah.

Padahal keterangan yang beredar sebelumnya hanya sebatas menunjukkan keberadaan seseorang di sekitar lokasi, bukan tindakan perusakan.

Sementara itu, berdasarkan keterangan pihak sekolah tak ada saksi yang melihat langsung pelaku dan tak ada bukti yang mengarah kepada pihak tertentu

Baca Juga:  Hibah 2026 Lampung Selatan, Pemkab: Penganggaran Mengacu Ketentuan

Dengan demikian, informasi yang mengarah pada penyebutan santri atau lembaga tertentu sebagai pelaku tidak memiliki dasar yang kuat.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa persoalan tersebut telah selesai secara internal sekolah. Kaca yang pecah telah diperbaiki, dan tidak ada konflik lanjutan.

Senada dengan Enny, Muryati berharap semua pihak tidak lagi memperpanjang persoalan ini.

“Saya mohon, sudahlah ini dihentikan semuanya. Kalau masalah kecil dibesar-besarkan di media, itu merugikan nama baik sekolah dan pesantren,” ujarnya.

Pihak sekolah menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif dan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan, terutama dalam lingkungan pendidikan.

“Yang penting anak-anak kita, baik santri maupun siswa, tetap baik-baik saja,” tutupnya. []


Penulis : Anis


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung Selatan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok
Arthur Samosir, Tokoh Pemuda Batak Bersatu Turut Bintangi Film Toleransi Ageman
DPD Apresiasi Kemensos Libatkan Masyarakat Dalam Pemuktahiran Data
Daniel Priyadinata Bantah Isu Bakal Maju Jadi Ketua DPC Demokrat Lampung Utara
Kajari Lampung Selatan Serahkan Penetapan Perwalian, Dinas Sosial Kawal Hak Delapan Anak Yayasan Bussaina Lampung
KPK OTT Kasus HGB Di Bogor Sita Uang Tunai Ratusan Miliar Rupiah
Iran Sebut Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau Laut di Hormuz
720.000 Pelajar Palestina Kehilangan Akses Pendidikan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:52 WIB

Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok

Selasa, 15 September 2026 - 14:27 WIB

Arthur Samosir, Tokoh Pemuda Batak Bersatu Turut Bintangi Film Toleransi Ageman

Selasa, 15 September 2026 - 14:23 WIB

DPD Apresiasi Kemensos Libatkan Masyarakat Dalam Pemuktahiran Data

Selasa, 15 September 2026 - 13:14 WIB

Daniel Priyadinata Bantah Isu Bakal Maju Jadi Ketua DPC Demokrat Lampung Utara

Selasa, 15 September 2026 - 13:06 WIB

Kajari Lampung Selatan Serahkan Penetapan Perwalian, Dinas Sosial Kawal Hak Delapan Anak Yayasan Bussaina Lampung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Eks Tenaga Ahli Ketua Komisi XI DPR Bantah Isu Penjualan Pita Cukai Rokok

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:52 WIB

#indonesiaswasembada

DPD Apresiasi Kemensos Libatkan Masyarakat Dalam Pemuktahiran Data

Selasa, 15 Sep 2026 - 14:23 WIB

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Daniel Priyadinata Bantah Isu Bakal Maju Jadi Ketua DPC Demokrat Lampung Utara

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB