Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua PMI Jakarta Utara Sabri Saiman mengatakan tempat hiburan seperti bar dan diskotik merupakan lokasi yang paling sering dijadikan berkumpulnya orang.

“Saya juga menganjurkan kepada aparat pemerintah bagaimana bar dan diskotik ditutup aja dulu,” tegas Sabri kepada wartawan di Jakarta Jumat (20/3) saat mendampingi PMI Jakut melakukan penyemprotan Disinfektan Anti Virus Corona di beberapa tempat yaitu Masjid, Lingkungan Masyarakat dan Sekolah.

Tempat hiburan sangat rawan untuk menjadi penularan virus corona sehingga perlu dilakukan penutupan sementara.

BACA JUGA  Evi: Pademi Corona CFR Capai 9,3%

“Ini salah satu contoh sebenarnya yang bisa mengakibatkan mempermudah terjadi penularan,” ujar Sabri.

Selain itu pihaknya berharap agar masyarakat dapat memahami begitu besarnya bahaya dari penyebaran virus corona yang menyebabkan kematian.

“Kalau PMI support apapun yang telah diputuskan pemerintah. Kita lakukan dan tidak memandang kelas semua kepentingan masyarakat yang diindikasi terjadi penularan,” pungkas Sabri.

Hal ini sesuai dengan Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Peniadaan Sementara Kegiatan Peribadatan Dan Keagamaan Di Rumah Ibadah Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Wabah Coronavirus Desease (COVID-19).

BACA JUGA  Darul Siska: Pemerintah Kebobolan, Cipika Cipiki Dikurangi

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus Corona (COVID-19) Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengimbau kepada pengurus masjid agar tidak mengadakan kegiatan berjamaah termasuk Salat Jumat untuk sementara waktu.

“Seruan Gubernur tersebut langsung diteruskan ke pengurus-pengurus masjid melalui camat dan lurah,” Ungkap Ali.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here