Pj. Gubernur Samsudin Terima Kunjungan Kerja DPD RI Asal Dapil Lampung

Selasa, 26 November 2024 | 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Pj. Gubernur Lampung Samsudin menerima kunjungan kerja anggota Komite I, II dan III DPD RI asal daerah pemilihan Lampung di Ruang Kerja Gubernur, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa (26/11/2024).

Dalam pertemuan ini, hadir Abdul Hakim dari Komite I, Bustami Zainudin dari Komite II, dan Ahmad Bastian SY dari Komite III.

Pj. Gubernur Samsudin mengajak Anggota DPD RI tersebut bergandengan tangan memajukan pembangunan dan menjadikan era Kabinet Merah Putih sebagai eranya Provinsi Lampung.

Samsudin mengatakan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota harus menangkap peluang dan mengambil peran lebih banyak lagi dalam Kabinet Presiden Prabowo Subianto.

“Era Kabinet Merah Putih harus menjadi eranya Lampung, harus ada kejelian yang kita tangkap. Kesempatan ini kita ambil dengan semaksimal mungkin,” ujar Samsudin.

Baca Juga:  Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Samsudin menuturkan pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri, namun membutuhkan dukungan dari DPD RI, DPR RI serta Kementerian/Lembaga.

Apa lagi menurutnya, banyak anggota eksekutif dan legislatif maupun pejabat struktural eselon I di tingkat pusat yang berasal dari Provinsi Lampung dan berkeinginan untuk berkontribusi didalam memajukan kampung halaman Sai Bumi Ruwa Jurai.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, banyak potensi yang harus kita satukan bersama-sama,” katanya.

Samsudin mengapresiasi ide-ide yang disampaikan anggota DPD RI untuk mengkonsolidasikan potensi yang luar biasa dimiliki Lampung dengan pemerintah pusat.

Baca Juga:  39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

“Setuju dengan ide gagasan konsolidasi untuk menyatukan langkah peran DPD, DPR, Kementerian dan Pemda di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komite III DPD RI Ahmad Bastian SY mengatakan banyak potensi yang dimiliki Lampung harus terkonsolidasi dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, selain potensi alam yang luar biasa, Lampung juga dekat dengan Jakarta, dan sebagai menopang konsumsi pangan di Jakarta.

“Sektor pangan Lampung melimpah. Gubernur, Bupati dan Walikota harus bisa menyambut program pusat untuk jatuh di daerah kita,” ujar Bastian.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung
Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi
AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina
Pendidikan Pererat Hubungan Tiongkok dan Indonesia
RI dan Negara Produsen Sawit Dorong Kerja Sama dengan Tiongkok
DK PBB Gelar Jajak Pendapat, Grynspan Kandidat Sekjen

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:31 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Minggu, 1 November 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

Minggu, 1 November 2026 - 05:16 WIB

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Purna Paskibraka Indonesia Lampung Utara – BSI, Gelar Ngopi Emas, Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:48 WIB

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Berita Terbaru

Berita Utama

Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:16 WIB

Seorang pria mengamati bangunan tempat tinggal yang rusak pascaserangan drone dan rudal berskala besar oleh Rusia di Kiev, Ukraina, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

AS Jual Rudal Patriot 2,1 miliar Dolar AS ke Ukraina

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:48 WIB