BERBAGI

Politik Uang Dan Warga LP Tak Mencoblos

MENYIMAK pelaksanaan pilgub yang tinggal beberapa jam lagi, mantan Ketua DPD Golkar Lampung memimnta KPU dan Bawaslu melakukan evaluasi total bersama Forkopimda.

Menurutnya banyak aktivitas bagi-bagi uang yang sudah sangat jauh dari kata toleransi. “Sudah keliwatan banyak. ini ini gawat darurat,”kata Alzier.

Terakhir, info yang diterimanya kembali diamankan tim Paslon No 3, Arinal-Nunil bagi-bagi uang di Lampung Selatan.

BACA JUGA  LINTASTV-Bawaslu Dibanjiri Demo Politik Uang

“Ketua Panwas Kabupaten Lampung Selatan, Ismail sudah mengekspose soal itu. Dan Ismail membenarkan kalau yang melakukan diduga Paslongub 3 di Karang Anyar hari ini,”kata Alzier.

Selain itu, laporan dari tim Baladhika, Shundoka dan timnya Pak Indra Karyadi¬† warga binaan lembaga Pemasyarakatan Rajabasa tidak bisa mencoblos. Pasalnya, mereka tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Jumlahnya mencapai 1.027 orang. Hanya 53 warga yang bisa memilih. Ini gimana persiapan pilgubnya? Ini benar-benar gawat darurat dan rawan,”imbuhnya.

BACA JUGA  Ridho: Pesawaran Lengkap Dan Jadi Prioritas

Mengenai dua kejadian ini, Ketua Bawaslu Lampung Fathikhatul Khairiyah dan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono sedang ditunggu konfirmasinya.[vona/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here