BERBAGI

JAKARTA – Agenda Pidato Presiden menyambut HUT RI Ke 73 dan Pidato Nota Keuangan RAPBN 2019 pada 16 Agustus 2018 di DPR RI, di Gedung Wakil Rakyat sibuk berbenah setiap tahunnya. Dari mulai penataan ruangan Sidang Nusantara yang mencakup sejumlah ruangan hingga penataan taman dan lain-lain agar terlihat indah dan rapi.

“Beberapa ruangan yaitu ruangan sidang harus dicat dan dirapikan termasuk menata taman-taman yang ada,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar.
Ia menjelaskan penataan menghadapi Pidato kenegaraan ini menggunakan biaya rutin bukan istimewa karena merupakan pidato tahunan menjelang HUT RI dan Nota Keuangan RAPBN.
“Tidak ada anggaran khusus, diambil dari biaya rutin. Jadi kecil sekali anggaran tersebut,” jelas Indra.

BACA JUGA  Tank Pindad Produksi Anak Negeri

Indra mengaku lupa rincian anggaran penataan ruangan dan taman namun ia tidak membantah ketika didesak wartawan nominal angkanya yang mencapai 2 Milyar Rupiah.
“Saya tidak ingat berapa pastinya, biaya itu karena harus lihat dulu. Saya tidak membawa catatan, ya sekitar segitulah. Kalau satu miliar rupiah pasti lebih lah. toh anggaran itu hampir sama dengan tahun lalu,” pungkas Indra.

Sementara usai acara dialektika demokrasi “Kinerja Legislasi DPR” bersama Wakil Ketua DPR Utut Adianto, Ketua BURT Anton Sihombing, Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali dan Pakar Hukum Tata Negara Prof Jimly Asshidiqie di Media Center Gedung DPR Jakarta, Kamis (2/8).

BACA JUGA  Peringati HUT RI, Partai Gelora Launching API GELORA

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing menegaskan penataan tersebut dengan menggunakan biaya seminimal mungkin. “Ada ruangan yang dicat dan dibenahi. Lalu taman-taman itu diperindah. Karena ini bukan hanya menyambut presiden saja, tapi juga terkait dengan Ultah DPR pada 29 Agustus 2018,” tegasnya.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here