Pernikahan Dini Berkorelasi Terhadap Perceraian

105
BERBAGI

Laporan : Ilham/Vona/CJ
JAKARTA – Pernikahan anak usia dini dapat berkorelasi terhadap perceraian karena ketidakmatangan memasuki dan membina suatu keluarga.

“Perceraian di kalangan keluarga menikah dini memang tinggi, bukan secara umum perceraian Kalimantan Tengah tinggi ya, itu kalau yang pernikahan dini tingkat kemungkinan bercerai lebih tinggi daripada yang normal,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perempuan Kalimantan Tengah Rian Tangkudung di Palangkaraya, Jumat (14/12).

BACA JUGA  Bahaya! Jangan Cuci Motor Saat Mesin Panas

Ia mengatakan pernikahan anak usia dini berhubungan erat dengan perceraian keluarga, di antaranya karena secara mental, kondisi psikologis belum siap, fisik belum matang, apalagi ekonomi yang belum kokoh.

Rian mengatakan pemberian pemahaman kepada para orang tua juga dilakukan agar mereka memahami dampak pernikahan anak usia dini pada masa depan anak-anak mereka. “Kita akan berikan penjelasan, masalah ekonomi, masalah fisik, jelaskan banyak hal, kebanyakan bisa nurut kok,” tuturnya. Pendekatan persuasif tentu dilakukan kepada masyarakat untuk mengubah pola pikir mereka.

BACA JUGA  (Unboxing) Realme XT Bawa Kamera 64 MP

“Masih bisa diubah ‘mindset’, kita percaya masyarakat kota bisa dijelaskan, yang penting promotifnya terstruktur dengan baik, berkelanjutan jangan angin-anginan,” ujarnya.

Pernikahan dini dapat menyebabkan anak yang dilahirkan cacat karena alat reproduksi calon ibu belum sempurna, hal itu sekaligus meningkatkan risiko kematian ibu pada saat melahirkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here