Perkuat Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Jajaki Kolaborasi dengan PT. Sang Hyang Seri

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki kolaborasi strategis dengan PT. Sang Hyang Seri (SHS) dalam rangka penguatan ketahanan pangan berkelanjutan sekaligus mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan perbenihan padi, jagung, dan kedelai yang selaras dengan Pembangunan Pertanian Lampung serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dibidang Swasembada Pangan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat strategis penguatan ketahanan pangan berkelanjutan antara Pemprov Lampung dan PT. Sang Hyang Seri yang dipimpin langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (10/2/2026).

Direktur Utama PT. Sang Hyang Seri Adhi Cahyono Nugroho menyampaikan bahwa SHS saat ini telah melakukan transformasi menyeluruh dengan fokus utama pada perbenihan.

SHS memiliki kekuatan infrastruktur berupa 42 pabrik benih di seluruh Indonesia serta pusat perbenihan nasional seluas 3.200 hektare di Sukamandi, Subang.

“Kami berkomitmen fokus penuh di perbenihan. SHS sudah meninggalkan bisnis lain seperti beras dan pupuk. Lampung kami pandang sangat strategis dan berpotensi menjadi basis produksi perbenihan SHS ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SHS juga mendorong penguatan petani penangkar melalui skema offtake dengan pembayaran maksimal satu hari setelah panen, serta harga yang lebih tinggi dibanding harga pasar, yakni tambahan Rp300 hingga Rp500 per kilogram.

Baca Juga:  Festival Krakatau XXXV;  Momentum Perkuat Daya Saing Wisata

“Skema ini terbukti meningkatkan minat petani penangkar dan menjamin kesejahteraan mereka. Kami berharap skema serupa dapat diterapkan di Lampung,” terangnya.

Selain padi, Adi menjelaskan bahwa SHS juga siap mengembangkan benih jagung dengan target produktivitas hingga 10 ton per hektare, serta benih kedelai melalui kerja sama dengan pemulia dan lembaga riset.

SHS juga membuka peluang pemanfaatan aset idle milik perusahaan di Nambahrejo, Lampung Tengah, berupa fasilitas R&D dan mesin perbenihan yang dapat dikolaborasikan dengan BUMD.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik komitmen PT. Sang Hyang Seri dan menegaskan kesiapan Pemprov Lampung untuk mendukung investasi serta pengembangan penangkaran dan pabrik benih di daerah.

“Lampung menargetkan penguatan sebagai lumbung pangan nasional. Salah satu kelemahan kita selama ini adalah ketersediaan benih. Jika SHS berinvestasi dan mengembangkan penangkaran serta pabrik di Lampung, tentu ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produktivitas petani,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga mendorong agar pengembangan perbenihan dilakukan di lokasi-lokasi strategis seperti IP3 Trimurjo, Pringsewu, Tanggamus, dan wilayah lain yang memiliki potensi produktivitas tinggi.

Ia berharap rapat ini menjadi langkah awal perumusan skema kerja sama yang lebih teknis dan terintegrasi, guna memperkuat ekosistem perbenihan di Provinsi Lampung sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Perkuat Infrastruktur Sekolah

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menyampaikan bahwa kehadiran PT. Sang Hyang Seri di Lampung dinilai sangat tepat, khususnya dalam mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

“SHS hadir di saat yang tepat, sejalan dengan Asta Cita Presiden dan visi misi Gubernur Lampung. Refocusing SHS pada perbenihan sangat cocok dengan karakter Lampung sebagai provinsi agraris, di mana sekitar 28 persen struktur ekonominya ditopang sektor pertanian,” ujarnya.

Ia menegaskan, Lampung memiliki karakter unggulan yakni padi, jagung, kedelai, dan singkong.

Ia mengungkapkan pada komoditas padi, Lampung tercatat mengalami surplus produksi pada 2025 dengan capaian sekitar 3,5 juta ton gabah kering giling.

Sementara pada komoditas jagung, Lampung berkontribusi sekitar 8 persen terhadap produksi nasional dan menempati peringkat lima besar nasional.

“Ke depan, kita ingin meningkatkan kembali produksi dan produktivitas, baik padi maupun jagung. Dukungan SHS di bidang perbenihan diharapkan mampu memperkuat basis produksi pertanian Lampung,” tambahnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lima Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton
Purnama Wulan Dorong Desa Tapis Muara Tenang Jadi Desa Percontohan di Mesuji
Pemkab Way Kanan Dan Jajaran Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Bersama TNI-Polri
Biro Perekonomian untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Festival Band Meriahkan Hari Ketiga Festival Krakatau 2026
Gubernur Mirza Saksikan Adu Racik Barista di Festival Krakatau XXXV
Hingga Tengah Malam Kapolres Mesuji dan Relawan Berjibaku Padamkan Karthutla
Polda Metro Jaya Tegaskan, Perusakan Dan Pembakarandi Jakarta Dilakukan Perusuh 

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Lima Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung Gelar Sharing and Caring di Rumah Yatim Kedaton

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Purnama Wulan Dorong Desa Tapis Muara Tenang Jadi Desa Percontohan di Mesuji

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Pemkab Way Kanan Dan Jajaran Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Bersama TNI-Polri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Biro Perekonomian untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Festival Band Meriahkan Hari Ketiga Festival Krakatau 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Purnama Wulan Dorong Desa Tapis Muara Tenang Jadi Desa Percontohan di Mesuji

Jumat, 28 Agu 2026 - 15:09 WIB

#indonesiaswasembada

Biro Perekonomian untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Jumat, 28 Agu 2026 - 15:01 WIB

#indonesiaswasembada

Festival Band Meriahkan Hari Ketiga Festival Krakatau 2026

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:57 WIB