Peresmian Museum dan Galeri SBY ANI Merupakan Sejarah Buat Bangsa Indonesia

Jumat, 18 Agustus 2023 | 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan, atau lebih dikenal dengan nama Syarief Hasan turut bersyukur atas diresmikannya Monumen dan Galeri SBY ANI di Kabupaten Pacitan Jawa Timur. Bagi Syarief Hasan, peresmian itu merupakan sejarah buat bangsa Indonesia. Karena museum menampilkan perjalanan sejarah salah satu putra terbaik bangsa sekaligus presiden ke-6, dari sejak kecil, masa pendidikan, berkarier di TNI kemudian menjadi menteri dan presiden dua periode, bahkan hingga saat ini.

Dari perjalanan tersebut, Syarief Hasan menilai cara SBY membangun Indonesia secara terstruktur, terencana dan terukur adalah salah satu moment yang semestinya bisa menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara. Karena dengan terstruktur, terencana dan terukur hasilnya bisa dinikmati secara optimal. Selain itu, perjuangan SBY sejak kecil, mengenyam pendidikan, meniti karir dan kepeduliannya terhadap lingkungan, juga teladan yang baik generasi muda.

“Kalau mau mengenal lebih jauh tentang SBY, di sini tempatnya. Dari kecil hingga beliau menjabat periode presiden selama dua periode, ditunjang dengan data kualitatif dan kuantitatif, semua berdasar fakta serta kenyataan. Museum ini berdiri, juga dengan kerja keras untuk menepati janji SBY terhadap negara, masyarakat dan Ibu Ani,” kata Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat menambahkan.

Baca Juga:  BERITA FOTO: GAK, Gubernur Lampung Putuskan KBM Daring

Pernyataan itu disampaikan Sjarifuddin Hasan, usai mengikuti peresmian Meseum dan Galeri SBY ANI, di Jalan Lintas Selatan, Kelurahan Sidoharjo, Pacitan Kamis (17/8/2023) malam. Prosesi peresmian museum dipimpin langsung oleh SBY, ditandai dengan pertunjukan lampu, laser dan kembang api. Ikut hadir pada acara tersebut, Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-11 Boediono. Juga para menteri kabinet Indonesia bersatu.

Dipilihnya waktu peresmian museum bertepatan dengan HUT RI ke 78, menurut Syarief Hasan menunjukkan bahwa pembangunan museum benar-benar diberuntukkan bagi kepentingan bangsa dan negara, sesuai amanat yang diterima dari rakyat Indonesia. Selain 17 Agustus, menurut Syarief Hasan sempat terbersit bahwa peresmian musium akan dilakukan bertepatan dengan ulangtahun SBY atau hari lain. Tetapi kemudian diputuskan 17 Agustus, karena tanggal itu sangat baik bagi bangsa dan negara Indonesia.

“17 Agustus adalah hari yang keramat, hari yang sangat bersejarah bagi bangsa dan negara Indonesia, lalu kenapa tidak jika peresmian dilakukan bertepatan dengan bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaannya,” kata Syarief Hasan lagi.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Menyangkut biaya pemeliharaan yang pasti angkanya tidak kecil, Syarief Hasan mengaku pihaknya hanya bisa pasrah, dan akan terus berusaha untuk menjaga serta merawat dengan sebaik mungkin. Apalagi, selama ini seluruh biaya pembangunan dilakukan secara mandiri, bantuan para kolega, sahabat serta kenalan. Sementara pemasukan dari museum diperkirakan tidak sebesar biaya perawatan yang dibutuhkan.

“Kita belum ada gambaran yang jelas, tetapi besar harapan, mudah-mudahan ada pihak-pihak yang berkenan menjadi donatur, supaya keberadaannya bisa terus dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya.

Museum dan Galeri SBY ANI di Kabupaten Pacitan, mengalami beberapa kali penundaan, sebelum akhirnya diresmikan pada Kamis, (17/8/2023). Di dalam museum terdapat gambaran lengkap perjalanan SBY, termasuk kecintaannya terhadap dunia seni. Selain itu museum dan galeri SBY ANI juga menyimpan karya fotografi Ibu Negara Ani Yudhoyono juga barang-barang seni, termasuk kain batik dari berbagai daerah di Indonesia. Rencananya, museum akan dibuka enam hari dalam satu minggu, dan libur setiap hari Selasa.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat
Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz
Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat
Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’
Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’
Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 ‘Oleh-oleh’

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 30 September 2026 ini memperlihatkan upacara pembukaan Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta. (Xinhua)

Berita Utama

Hubungan Perbukuan Tiongkok-Indonesia Makin Erat

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:13 WIB

Berita Utama

Iran Serang 7 Kapal Tanker Minyak “Pelanggar” Hormuz

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:08 WIB

Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi pada 27 September 2026 ini menunjukkan orang-orang bereaksi di sebuah pasar setelah serangan udara, yang diduga dilakukan Arab Saudi, menargetkan pasar tersebut di Taiz, Yaman barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Al-Masirah: Arab Saudi Hantam Yaman Barat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ken-Stanislus; Sahabat Perjuangan

Berita Utama

Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Minggu, 4 Okt 2026 - 11:03 WIB