Perempuan Indonesia Harus Galang Kekuatan untuk Kemajuan

Senin, 21 April 2025 | 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Perempuan Indonesia harus mampu menggalang kekuatan bersama untuk menjawab berbagai tantangan yang menghambat kemajuan perempuan.

“Hingga saat ini kita belum mampu menabrak dan mengancurkan ‘tembok kaca’ yang mengungkung perempuan untuk maju,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam talkshow pada peringatan Hari Kartini bertema 1000 Profesi Perempuan dan Gen Z yang diselenggarakan Kowani bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPA) di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (21/4).

Baca Juga:  Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Menurut Lestari, sejumlah masalah yang dihadapi perempuan dalam bentuk keterbatasan, ketidaksetaraan, dan kekerasan di berbagai bidang kehidupan masih terjadi di Indonesia.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengajak para perempuan untuk mencermati tantangan yang dihadapi dengan memanfaatkan kemudahan akses statistik dan data yang tersedia saat ini.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mengungkapkan, sejumlah data antara lain seperti angka kematian ibu melahirkan, kesenjangan gender yang terjadi, angka kasus kekerasan terhadap perempuan yang meningkat, harus mampu dijawab dengan langkah nyata.

Baca Juga:  BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengajak para perempuan untuk bergandeng tangan bersama-sama menjawab berbagai tantangan untuk mewujudkan kesetaraan, keadilan, dan emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudy


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB