Perempuan Indonesia Harus Galang Kekuatan untuk Kemajuan

Senin, 21 April 2025 | 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Perempuan Indonesia harus mampu menggalang kekuatan bersama untuk menjawab berbagai tantangan yang menghambat kemajuan perempuan.

“Hingga saat ini kita belum mampu menabrak dan mengancurkan ‘tembok kaca’ yang mengungkung perempuan untuk maju,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam talkshow pada peringatan Hari Kartini bertema 1000 Profesi Perempuan dan Gen Z yang diselenggarakan Kowani bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kemen PPA) di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (21/4).

Baca Juga:  Biadab, Pemukim Israel Membakar Masjid di Tepi Barat

Menurut Lestari, sejumlah masalah yang dihadapi perempuan dalam bentuk keterbatasan, ketidaksetaraan, dan kekerasan di berbagai bidang kehidupan masih terjadi di Indonesia.

Rerie, sapaan akrab Lestari, mengajak para perempuan untuk mencermati tantangan yang dihadapi dengan memanfaatkan kemudahan akses statistik dan data yang tersedia saat ini.

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mengungkapkan, sejumlah data antara lain seperti angka kematian ibu melahirkan, kesenjangan gender yang terjadi, angka kasus kekerasan terhadap perempuan yang meningkat, harus mampu dijawab dengan langkah nyata.

Baca Juga:  Sufmi Dasco : RUU Ketenagakerjaan Selesai Bulan Oktober

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengajak para perempuan untuk bergandeng tangan bersama-sama menjawab berbagai tantangan untuk mewujudkan kesetaraan, keadilan, dan emansipasi yang diperjuangkan RA Kartini.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudy


Sumber Berita : MPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 September 2026 - 21:21 WIB

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB

Iran sangat siap Hadapi Perang, lawan Amerika sekalipun

Berita Utama

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:21 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:36 WIB