Pentingnya Peran Serta Warga dalam Menciptakan Kamtibmas

Rabu, 30 November 2022 | 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Untuk menekan berbagai tindak kejahatan terutama Pencurian kendaraan bermotor roda dua, Kapolsek Kedaton Polresta Bandar Lampung Polda Lampung, Kompol Atang Syamsuri, S.H., di dampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Rajabasa Pemuka Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung, melaksanakan Penyuluhan Kamtibmas dan Sistem keamanan lingkungan (Siskamling) kepada warga dan pemilik Kos-kosan di wilayah Kelurahan Rajabasa Pemuka.

Berbagai upaya pencegahan salah satunya mengadakan Cek Pos Kamling secara rutin di berbagai kelurahan yang ada di wilayah Hukum Polsek Kedaton Polresta Bandar Lampung.

Baca Juga:  Lampung Perkuat Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga

Menurut Kapolsek Kedaton Atang, kegiatan ini di lakukan, selain untuk antisipasi tindak kejahatan juga untuk mendekatkan diri ke masyarakat serta memberikan Motivasi kepada warga untuk meningkatkan Ronda malam di lingkungan masing-masing.

“Kami bersama Bhabinkamtibmas , secara rutin mengecek kegiatan di Pos Kamling”, kata Kapolsek Atang.

Saat menyambangi Pos Kamling Kelurahan Rajabasa Pemuka Kedaton Kota Bandar Lampung, sebelum kami menyampaikan pesan – pesan Kamtibmas terlebih dahulu kami mengadakan pengecekan Pos Ronda dan sarana Prasarana yang ada di Pos Ronda tersebut guna memastikan sejauh mana persiapan Pam Swakarsa untuk melaksanakan tugas Roda malamnya, di lanjutkan berdialok dengan warga, karna dalam menciptakan Kamtibmas ini kami membutuhkan peran serta warga masyarakat lewat giat Siskamling mengingat jumlah Personil Kepolisian yang terbatas, jelas Kapolsek Kedaton Kompol Atang saat pengecekan Pos Kamling Rabu (30/11) sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Baca Juga:  Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Pos Kamling juga merupakan sistem Keamanan lingkungan yang mana masyarakat dapat berperan langsung dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban lingkungan masing- masing, tutupnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB