BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menekankan untuk mewujudkan percepatan pembangunan pariwisata Danau Toba, tidak boleh hanya terpaku pada metode dan cara konvensional. Dibutuhkan kreasi dan inovasi, selain juga perlu dibangun kesadaran kolektif dukungan masyarakat dari berbagai daerah. Karena Danau Toba bukan hanya milik masyarakat Sumatera Utara, melainkan milik Bangsa Indonesia.

“Sebagai manifestasi dari konsep negara kesatuan, setiap daerah harus saling menopang satu sama lain dalam berbagai aspek, termasuk pengembangan pariwisata. Kerjasama konstruktif sebagai wujud gotong royong antar masyarakat daerah akan menjadi pondasi yang memperkokoh ikatan kebangsaan, khususnya dalam membangun optimisme di tengah suasana keprihatinan akibat pandemi Covid-19,” ujar Bamsoet dalam Pelantikan DPW Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Provinsi DKI Jakarta 2021-2026, secara virtual dari Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (1/4)

BACA JUGA  Bamsoet: Tingkatkan Kinerja MK Sebagai Pengawal Konstitusi

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga mengapresiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang telah meluncurkan ‘Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia’. Sebagai turunannya, juga diluncurkan gerakan ‘Beli Kreatif Danau Toba’ sebagai wadah promosi produk-produk kreatif dari pelaku UMKM di sekitar Danau Toba.

BACA JUGA  Bamsoet Belasungkawa Atas Meninggalnya Puluhan Petugas Pemilu

“Pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba memang tidak dapat dilepaskan dari keberpihakan terhadap UMKM. Karena dari sekitar 6.000 UMKM di tujuh Kabupaten di sekitar kawasan Danau Toba, semuanya menggantungkan usahanya dari sektor pariwisata,” pungkas Bamsoet. ##

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here