Laporan: Vona/Makmur
BANDARLAMPUNG-Pengacara PT. Mubarokah Jaya Makmur (MJM) dari Law Firm Graha Yusticia akan mengambil langkah hukum atas tuduhan-tuduhan yang tidak benar dari LSM yang ramai diberitakan oleh sejumlah media online terkait pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Provinsi Lampung.

“Kami akan mengambil langkah hukum baik somasi hingga laporan pidana di kepolisian terhadap pihak-pihak yang mengatas namakan dirinya LSM tertentu dan juga pihak-pihak lain atas tuduhan-tuduhan yang tidak benar kepada PT. MJM. Tuduhan tersebut merupakan pencemaran nama baik dan fitnah sehingga merugikan PT. MJM,” ujar Defri Julian, salah satu pengacara PT. MJM saat konferensi pers di Begadang Resto, Bandar Lampung, Jumat (11/9).

BACA JUGA  Sanitasi Aman Masih Masalah di Lampung

Hanafi Sampurna, pengacara PT. MJM lainnya menambahkan, pihaknya juga akan mengajukan hak jawab kepada media online yang telah memberitakan tuduhan-tuduhan tidak benar terhadap PT. MJM.

Arivan Utama, pengacara PT. MJM lainnya turut menjelaskan, tuduhan yang tidak benar terhadap PT. MJM tersebut di antaranya yaitu sembako program BPNT diduga tidak sesuai dengan total uang yang masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yaitu Rp200.000,-.

BACA JUGA  Arinal Gandeng Pengusaha Pupuk guna Sukses Kartu Petani Berjaya

“Bisa cek harga pasaran, harga beli E-Warong kepada supplier dalam hal ini PT MJM sesuai dengan standar harga pasar, konsepnya kami siap bekerjasama dengan E-Warong dengan pola supply barang kebutuhan ke E-Warong dan pembayaran setelah barang laku terjual, harap dipahami PT.MJM sebagai supplier (pemasok) sesuai dengan acuan pada Pedum BPNT,” jelas Rivan. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here