Pemprov Berkomitmen Penuhi Hak-hak Penyandang Disabilitas

Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Lampung – Dinas Sosial Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan kaki palsu untuk Sri Budi Hartati, warga kurang mampu asal Dusun V Kampung Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Bantuan kaki palsu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si, didampingi Kabid Rehsos Ratna Fitriani, Rabu (3/8).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si dalam kesempatan itu menyampaikan, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial berkomitmen penuh dalam memberikan pelayanan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, yang kini di kristalisasikan dalam misi Provinsi Lampung yang ketiga yakni “Mengembangkan Upaya Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan dan Kaum Difabel”, guna menuju Rakyat Lampung Berjaya.

Baca Juga:  Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

“Semoga bantuan kaki palsu yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk digunakan Ibu Sri Budi Hartati dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” ujar Kadis.

Sementara itu, Sri Budi Hartati, yang menerima bantuan mengaku sangat bersyukur karena kaki palsu sangat membantunya dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah terima kasih pak Gubernur, Dinas Sosial, atas bantuannya, kaki palsu ini sangat membantu saya untuk beraktivitas sehari-hari,” ucapnya seraya tersenyum.

Baca Juga:  Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape

Perlu diketahui, Perhatian Pemprov Lampung kepada penyandang disabilitas juga mendapat apresiasi dari Anggota komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian gubernur Lampung yang telah memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas di Provinsi Lampung”ujarnya saat bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si meninjau langsung pengukuran kaki palsu di Dinas Sosial Provinsi Lampung, beberapa waktu lalu. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB