BERBAGI

Laporan : Danis/Anov/Atr
LAMPUNG SELATAN – Pascatsunami Selat Sunda yang melanda wilayah pesisir Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (22/12) malam, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto memimpin rapat evaluasi tim penanganan bencana, di Posko Penanganan Darurat Bencana Tsunami yang berada di halamam rumah dinas bupati, di Kalianda, Selasa (25/12) malam.

Rapat yang dihadiri Sekretaris Daerah Lampung Selatan (Lamsel) Fredy Sukirman beserta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, Basarnas serta tim relawan lainnya itu, sebagai evaluasi pada hari ketiga penanganan bencana tsunami Selat Sunda di daerah ini.

BACA JUGA  Sahabat Ceria Beri Jilbab Ke Korban Tsunami

Nanang Ermanto mengatakan, dalam penanganan tanggap darurat bencana dibutuhkan struktur tim, kewenangan sebagai komando dalam pelaksanaan, sehingga dalam penanganan bencana dapat diselesaikan dengan cepat.

“Jadi kita bentuk tim ini, kita satu kesatuan dulu. TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah, ini komandonya satu dipimpin pak Sekda,” ujar Nanang pula.

Pemkab Lampung Selatan juga telah menetapkan masa tanggap darurat bencana di wilayah ini selama tujuh hari, yaitu 23 Desember hingga 29 Desember 2018.

BACA JUGA  Hamartoni Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban Tsunami Desa Legundi

Sebelumnya, Pemerintah Pusat menegaskan akan membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak akibat tersapu gelombang tsunami beberapa hari lalu.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat mengunjungi posko pengungsian yang berada di Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa (25/12), menyebutkan, untuk rumah warga yang mengalami rusak ringan, pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan sebesar Rp15 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here