BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Sistem penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), berbasis online, dinilai telah memasung hak-hak anak daerah Maluku, untuk mengabdi sebagai PNS. Apalagi, metode seleksi menggunakan pola Computer Assisted Test (CAT), dengan standar kelulusan sesuai passing grade yang ditetapkan, justru menyulitkan para peserta untuk lolos ke tahap berikutnya.

BACA JUGA  Penerimaan CPNS di Mesuji Dijamin Bebas Pungli

Keluhan ini disampaikan Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua saat bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Kamis (15/11) terkait CPNS 2018. Dalam pertemuan itu, Wagub Maluku didampingi para Bupati, dan Anggota DPRD Maluku.

Menanggapi keluhan itu, Fahri Hamzah mengatakan, kebutuhan daerah akan sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini ASN dan PNS mendesak, dan tidak bisa ditunda, karena harus segera bekerja.

BACA JUGA  284 Formasi CPNS untuk Mesuji

Sementara, lanjut politisi dari PKS itu, mungkin pemerintah punya standar kualifikasi tertentu yang kemudian membatasi jumlah kelulusan. Bahkan jika dilihat, kelulusannya dibawah 2 peesen dibeberapa tempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here