Laporan : Putri Nova

LAMPUNG TIMUR– Puluhan penari barongan dengan lihainya memainkan topeng berwujud kepala ular naga berbahan dasar kayu yang dipahat dan dicat sedemikian rupa dengan penambahan aksesoris pendukung.

Tarian yang diiringi musik tradisional khas jawa ini menyedot antusias ribuan penonton yang memadati tempat pertunjukkan.

IKLAN

Puluhan penari barongan ini tergabung dalam Sedulur Solah Barong Metro (SSBM) Lampung yang biasa tampil dalam pertunjukkan seni kuda lumping, salah satunya pada acara persemian Ikatan Kesenian Jaranan di Desa Nampirejo, Lampung Timur, Minggu Malam.

BACA JUGA  Lapas Kelas II A Kota Metro Direnovasi

Ikatan Kesenian Tradisional ini bertekad mempertahankan kesenian tradisional khas Indonesia terutama kuda lumping, yang saat ini semakin jauh tertinggal lantaran masuknya budaya asing.

BACA JUGA  Kesenian Ogoh Ogoh Turut Meriahkan Deklarasi Pujo

“Pembinaan budaya tradisional Indonesia saat ini sudah sangat minim terutama ditingkat desa,” terangĀ  Kepala Desa Nampirejo, Priyanto. “Padahal minat masyarakat dalam menyaksikan kesenian ini terbilang cukup tinggi”.

Terbukti disetiap pertunjukkan serupa, selalu ramai dipadati oleh ribuan warga yang menyaksikan bukan hanya Sekecamatan tempat diselenggarakannya, tapi juga warga Kecamatan lain di Lampung Timur. [*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here