Peluang Kerja Konstruksi ke Jepang Asal Lampung 800 Ribu Lowongan

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG -Pemerintah Provinsi Lampung terus memperluas akses peluang kerja luar negeri bagi generasi muda.

Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Peluang Kerja Sektor Konstruksi di Jepang bagi siswa SMA/SMK se-Provinsi Lampung di SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (12/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Jepang saat ini membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.

Ia menyebutkan, setiap tahun terdapat sekitar 800 ribu lapangan pekerjaan terbuka di Jepang dari berbagai bidang.

Menurutnya, berdasarkan penilaian mitra Jepang, tenaga kerja Indonesia dinilai paling sesuai dari sisi budaya, karakter, serta kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi.

“Budaya yang paling cocok, kultur yang paling cocok, sifat yang paling cocok yang bisa bekerja dan beradaptasi di Jepang adalah tenaga kerja dari Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan banyak alumni pekerja migran Indonesia di Jepang yang telah sukses setelah kembali ke tanah air dimana mereka tidak hanya memperoleh penghasilan yang baik, tetapi juga pengalaman, teknologi, dan wawasan yang luas.

Menurutnya, pengalaman bekerja di luar negeri menjadi investasi jangka panjang untuk membangun daerah.

“Mereka sangat dihormati, mereka belajar, mereka dibayar dengan besar. Enam sampai tujuh tahun pulang, mereka bisa membuka usaha di Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur mirza menyampaikan bahwa Pemprov Lampung menargetkan pengiriman generasi muda terbaik, khususnya lulusan SMA/SMK melalui program terstruktur. Saat ini tercatat sekitar 8.500 siswa SMA/SMK di Lampung memiliki minat untuk bekerja dan belajar di Jepang.

“Yang kita kirim adalah generasi-generasi terbaik, orang-orang terbaik dengan semangat-semangat yang terbaik dari Provinsi Lampung,” tegasnya.

Baca Juga:  Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Diperpanjang, Ini 31 Program Studi UIN Raden Intan Lampung

Gubernur Mirza berpesan agar para siswa yang berangkat ke Jepang menyadari bahwa mereka bukan hanya mewakili diri dan keluarga, tetapi juga Provinsi Lampung dan Republik Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah dan bangsa dengan menunjukkan karakter positif bangsa Indonesia seperti ramah, disiplin, dan semangat bekerja.

“Jadikan diri kalian contoh bahwa negara kita punya SDM-SDM yang unggul yang siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur Mirza juga memastikan Pemprov Lampung akan terus memonitor dan mendampingi perkembangan para siswa yang bekerja di Jepang agar mereka dapat bekerja dengan baik dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Sementara itu, Director General of the Cabinet Secretariat Minister of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Hirashima Masafumi menyampaikan bahwa sektor konstruksi Jepang menghadapi tantangan penuaan tenaga kerja.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 5.000 pekerja konstruksi asal Indonesia telah bekerja dengan baik di Jepang.

Hirashima menjelaskan bahwa pemerintah Jepang menargetkan penerimaan sekitar 80.000 tenaga kerja asing hingga Maret 2029 melalui skema Specified Skilled Worker (SSW).

“Sektor konstruksi adalah salah satu bidang dengan gaji tertinggi di antara pekerja berketerampilan khusus,” ujarnya.

Pemerintah Jepang, lanjutnya, juga menerapkan standar khusus dalam penerimaan tenaga kerja asing, termasuk sistem kuota, pengupahan bulanan yang sesuai, serta sistem pengembangan karier konstruksi.

Selain itu, Jepang terus meningkatkan lingkungan kerja melalui teknologi otomatisasi dan digitalisasi i-Construction 2.0.

“Kami akan terus mempertahankan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mempunyai rasa kebanggaan bagi para pekerja tenaga asing,” ujarnya.

Baca Juga:  Buka Musrenbang RKPD Pringsewu, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Sektor Unggulan Daerah

Perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Apri Danar Prabowo menegaskan bahwa kerja sama ketenagakerjaan Indonesia-Jepang telah berlangsung lama dan kini semakin kuat melalui skema government to government.

Ia mengungkapkan hasil survei yang menunjukkan Jepang menjadi negara tujuan nomor satu bagi masyarakat Indonesia yang berminat bekerja di luar negeri, disusul Jerman.

“Yang minat kerja luar negeri nomor satu Jepang, nomor dua Jerman,” ungkapnya.

Apri menekankan dua fokus utama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni optimalisasi pelindungan pekerja migran dan peningkatan kompetensi.

Ia mengapresiasi program kelas migran yang digagas Pemprov Lampung dan menyebutnya sebagai model yang ingin direplikasi di daerah lain.

Menurutnya, kesiapan bekerja di Jepang tidak hanya soal bahasa, tetapi juga kompetensi teknis, sertifikasi keahlian, soft skill, disiplin, pemahaman budaya kerja, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“Bekerja ke luar negeri itu investasi. Ilmunya bisa diimplementasikan di tanah air dan memberikan dampak positif bagi industri di Lampung,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, Pemerintah Jepang, dan KP2MI, program penyiapan tenaga kerja muda Lampung diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja Jepang sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

Pemprov Lampung juga menegaskan komitmennya menjadikan program ini sebagai langkah strategis membangun generasi emas yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga kembali untuk membangun Lampung dan Indonesia.[]


Penulis : Desty


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Lampung Adpim

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Wafatnya Prof. Juwono Sudarsono: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik dan Guru Bangsa
Kapolres Mesuji Lakukan Penggantungan Kendaraan Sumbu 3
Pemprov Lampung Apresiasi Kapolri – Menhub dan Stakeholder, Arus Mudik – Balik Lancar Terkendali, Angka Kecelakaan di Lampung Menurun
Gubernur Mirza Dukung Penuh Pengamanan Arus Balik di Gerbang Sumatra, Situasi Tetap Terkendali
Dugaan Kejanggalan Skema Kredit, PNS Lampung Utara Keluhkan Pinjaman di Bank Lampung Kotabumi
Setjen DPR RI Terapkan Langkah Efisiensi, Indra Iskandar Pastikan Layanan Kedewanan Tetap Optimal
Jajaran Sat Lantas Polres Mesuji Tebar Kebaikan, Bagikan Sembako Kepada Anak Yatim
Dede Kusdinar: Budaya Garut Harus Mendunia, Selaras dengan Visi Asta Cita Presiden Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:07 WIB

Wafatnya Prof. Juwono Sudarsono: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik dan Guru Bangsa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:41 WIB

Kapolres Mesuji Lakukan Penggantungan Kendaraan Sumbu 3

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:10 WIB

Pemprov Lampung Apresiasi Kapolri – Menhub dan Stakeholder, Arus Mudik – Balik Lancar Terkendali, Angka Kecelakaan di Lampung Menurun

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:18 WIB

Gubernur Mirza Dukung Penuh Pengamanan Arus Balik di Gerbang Sumatra, Situasi Tetap Terkendali

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:08 WIB

Dugaan Kejanggalan Skema Kredit, PNS Lampung Utara Keluhkan Pinjaman di Bank Lampung Kotabumi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kapolres Mesuji Lakukan Penggantungan Kendaraan Sumbu 3

Sabtu, 28 Mar 2026 - 22:41 WIB