Pelaku Pembunuhan Siswi SMK di Mesuji Tertangkap, Sulpakar Apresiasi Kinerja Kepolisian

Selasa, 2 Juli 2024 | 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung Drs.Dr. Sulpakar.MM., mengapresiasi kinerja jajaran Polda Lampung dan Polres Mesuji atas keberhasilannya mengungkap serta menangkap pelaku pembunuhan dan rudapaksa terhadap AL, Siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya belum lama ini.

“Alhamdulillah polisi sudah mampu mengungkap kasus ini secara terang benderang. Saya selaku Kadisdikbud Lampung, sangat mengapresiasi atas tertangkapnya pelaku, dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras polisi yang dengan begitu cermat, teliti dan sangat hati-hati dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas, sehingga membuahkan hasil yg sangat membuat semua pihak bangga,”ucap Sulpakar kepada media ini via pesan WhatsApp nya, Selasa (2/7/2024).

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Mesuji itu juga berpesan kepada para generasi penerus bangsa di Kabupaten Mesuji untuk lebih berhati-hati, jika jarak rumah ke sekolah jauh, sebaiknya agar tidak pulang sendiri dan berbarengan dengan teman sekolahnya. Serta untuk para orang tua siswa agar selalu mengingatkan putra-putri nya agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap orang baik yang sudah dikenal maupun tidak dikenal.

Baca Juga:  99 CPNS Baru Way Kanan Diambil Sumpah

“Saya berpesan bagi anak-anak atau peserta didik harus terus waspada jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Kalau jarak sekolah jauh dari rumah, apalagi melewati daerah sepi penduduknya, sebaiknya berbarengan atau bersama-sama dengan teman. Dan untuk guru serta orang tua agar terus-menerus mengingatkan anak-anak kita untuk selalu waspada akan berbagai kejahatan yang kapan saja bisa mengancam kita,”himbaunya.

Terakhir, Sulpakar pun menyampaikan, bahwa pentingnya mengantisipasi hal-hal buruk yang tidak diinginkan, dimulai dari lingkup keluarga, kerabat atau teman dekat. “Sebab, hal ini perlu kita lakukan karena jumlah personil polisi sangat terbatas, dibanding jumlah penduduk dan masalah kita yang begitu besar dan banyak,”tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa tim gabungan Polres Mesuji , Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, dan Polres Musi Banyuasin, Polda Sumatera Selatan telah menangkap pelaku pembunuhan terhadap AL berinisial H, pada senin (1/7/2024) dinihari pukul 02.00 wib.

“Alhamdulillah upaya penyelidikan yang dilakukan Polres Mesuji dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung dengan tim khusus yang dibentuk akhirnya menangkap pria berinisial H yang diduga sebagai pelaku pembunuhan AL,”kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik, Senin (1/7/2024).

Baca Juga:  AS Gertak Iran akan Serang Pakai "MOAB"

Umi menyebutkan pelaku ditangkap di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

“Proses penyelidikan akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku yang sebelumnya terekam kamera CCTV. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Beruge, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan,”ungkap Umi.

Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Mesuji.

“Masih dilakukan pemeriksaan di Polres Mesuji, bersamaan dengan penangkapan ini kami juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam pisau yang digunakan oleh pelaku untuk membunuh AL,”tandasnya.

Peristiwa ditemukannya jasad AL terjadi pada 28 Mei 2024 lalu didalam parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung pada pukul 16.30 WIB. Dia ditemukan tanpa mengenakan celana dan hanya mengenakan pakaian sekolahnya.

Pada tubuhnya, polisi menemukan banyak luka tusukan dan sayatan hingga sejumlah luka lebam lainnya.##


Penulis : Nara


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Kabupaten Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan
1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis
Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor
Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi
Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Jaga Harga Pangan
TNI Kerahkan Pesawat Udara Semai Lebih dari 10 Ton Bahan Untuk OMC Atasi Karhutla di Kalimantan
TKA SMA Dimulai, Mendikdasmen Ingatkan 3M Agar Siswa Siap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Sinergi Disdik-Bunda PAUD Lampura, Wujudkan ‘STEAM’ Menyenangkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:16 WIB

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pengunjuk rasa terlihat di Lille, Francis, pada 24 Oktober 2026. Sekitar 410.000 orang ikut serta dalam gelombang baru aksi unjuk rasa di seantero Prancis pada Sabtu (24/10), lapor saluran berita BFM TV, mengutip Kementerian Dalam Negeri Prancis. (Xinhua)

Berita Utama

1.300 Demonstan Ditangkap di Seantero Francis

Senin, 26 Okt 2026 - 19:16 WIB


Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Dian Seri Rezeki Kusumastuti (ketiga dari kiri) selaku perwakilan pejabat dari Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyerahkan nota kesepahaman (MoU) secara simbolis kepada perwakilan pelaku usaha dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. (Badan Karantina Indonesia/Istimewa)

Berita Utama

Badan Karantina Indonesia Perkuat Fasilitasi Ekspor

Senin, 26 Okt 2026 - 19:05 WIB


Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing rumah yang terkena serangan udara Arab Saudi di Provinsi Saada, Yaman, pada 18 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Terowongan Rudal Houthi

Senin, 26 Okt 2026 - 18:59 WIB