BERBAGI

Laporan : Narto/Ilham/CJ
REMBANG – Sebagai wujud Kemanunggalan TNI anggota Satgas TMMD ke 103 Desa Pasedan mengimplementasinya 8 wajib TNI di lapangan terutama, pada point ke delapan bisa menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Serda Wiji Satgas TMMD Reguler melihat ada yang janggal dari Pak Abdullah Warga Pasedan, sewaktu berjalan beriringan sepulang dari lokasi perbaikan jalan di Dusun Ngotoko. Sabtu (20/10).

Serda Wiji yang sehari – hari sebagai Babinsa Koramil 08 / Sluke, dengan sigap membantu pak Abdullah membawa rumput yang tengah di bawanya,”kaki Pak Abdul sakit, tadi tertusuk ranting kering saat turun dari hutan, kasian” kata Pak Wiji.

BACA JUGA  Peduli Yuk, Pria Ini Butuh Biaya Pengobatannya

“Saya liat dari belakang jalannya pincang makanya Saya hampiri dan tak minta barang bawaannya, sudah sepuh juga”. Tambahnya.

Selaku Satgas TMMD Pak Wiji memang pulang terakhir,untuk memastikan bahwa anggota dan warga yang terlibat pengerjaan jalan sudah pulang semuanya, memang sosok yang luar biasa.

Selain mengerjakan proyek fisik dan non fisik,Prajurit TNI yang ikut serta di Satgas TMMD di haruskan bisa mengamalkan 8 wajib TNI. Karena itu merupakan ruh dalam sendi – sendi kehidupan Prajurit TNI.sebagai wujud nyata adalah lewat TMMD Reguler Kodim Rembang.

BACA JUGA  Peduli Yuk, Pria Ini Butuh Biaya Pengobatannya

Kegiatan tolong menolong seperti ini adalah bukti secara nyata, bahwa TNI mudah tersentuh hatinya ketika melihat sesamanya dalam kesulitan dan kesusahan, karena awalnya sebagian besar prajurit TNI berasal dari keluarga petani dan tidak mampu. Melihat kejadian seperti yang di alami Bapak Abdullah langsung tergugah hatinya untuk menolong sesame.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here