Laporan : Putri Nova
LAMPUNG TIMUR – Ribuan masyarakat Desa Batangharjo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, menyambut Hari Raya Idul Adha dengan pawai obor dan takbir semalam suntuk. Agenda rutin di setiap datangnya Hara Raya Qurban ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Selain di ikuti peserta Remaja Islam Masjid (Risma) dari masjid dan musolah di desa tersebut, kegiatan tahunan ini juga di ikuti jamaah yasin dan organisasi islam di desa tersebut. Tahun ini terdapat 60 grup yang mengikuti pawai terdiri dari 1.200 obor yang menyala selama pawai takbir keliling.

Untuk meningkatkan semangat para peserta, panitia juga menyediakan hadiah bagi peserta pawai terbaik. Peserta terbaik harus memenuhi beberapa kriteria seperti kekompakan, keserasian seragam, keunikan obor dan semangat dalam bertakbir.

Pada takbir kali ini, peserta harus menempuh jarak kurang lebih 8 kilometer (km) mengelilingi desa tersebut. Selain untuk regu takbir, hadiah berupa trofi dan uang pembinaan juga berhak dibawa pulang bagi masjid ataupun musolah dengan dekorasi terbaik.

BACA JUGA  Pemkab Lamtim Akan Bantu Pemulangan Jenazah TKI

Dekorasi yang ditampilkan berupa bangunan yang bersifat islami maupun mengandung sejarah kenabian, seperti masjid, ka’bah, bedug, maupun kapal, dengan menambahkan ikon Lampung seperti siger atau tapis.

Para warga juga turut senang dengan adanya pawai takbir ini. Bukan hanya dari Kecamatan Batanghari, tapi warga dari daerah lain pun datang menyaksikan pawai. Seperti Esni asal Sukadana yang khusus menyaksikan pawai takbir setiap malam Idul Adha. “Saya senang sekali ada pawai seperti ini. Jadi hiburan yang di nantikan setiap malam takbir Idul Adha,” terang Esni. “Semoga tahun-tahun berikutnya para peserta makin kreatif, lebih ditingkatkan lagi para Rismawan dan Rismawati, juga lebih menarik lagi biar semangat,” lanjutnya.

BACA JUGA  IGTK Sekampung Udik Gelar Lomba Gebyar PAUD

Suratman, salah satu pembimbing peserta pawai takbir keliling mengaku dengan mengikuti pawai seperti ini dapat meningkatkan kebersamaan dan semangat  rismawan dan rismawati. “Saya sungguh mengapresiasi para panitia dan juri yang pastinya lelah menyiapkan pawai ini. Mereka (para juri) pasti sudah mempertimbangkan segala sesuatunya. Nggak akan asal melakukan pemilihan atau pilih kasih, begitu. Kami juga optimis bisa menang kembali.”

Camat Batanghari, Mursidi berharap Pawai Obor ini berjalan lancar. “Ini adalah Pawai Obor saya yang pertama sebagai Camat Batanghari, tapi saya sudah dengar bahwa even ini telah ada sejak tahun 80-an,” terang Mursidi. “Alhamdulillah semakin tahun, masyarakat semakin semangat. Tahun ini jumlah pesertanya luar biasa hingga lebih dari seribu obor,” lanjutnya.[*]

- Advertisement -
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here