Panglima: TNI Harus Bermanfaat, Ini Caranya!?

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anissa

CILANGKAP-Prajurit TNI harus bermanfaat bagi rakyat,  satuan-satuan TNI dari Koramil,  Pos Angkatan Laut dan Pos Angkatan Udara sampai ke satuan tingkat tinggi harus bermanfaat untuk masyarakat sekitarnya.

Demikian dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. disela-sela wawancara dengan  Redaktur Politik Hukum dan Keamanan Bapak Ahmad Mustain, Koordinator Liputan Bapak Henri Siagian dan Reporter Bapak Yakub dari Media Indonesia, yang bertempat di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (13/10).

Lebih lanjut Panglima TNI, menyampaikan bahwa seluruh Prajurit TNI agar bisa mencari solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya  dimanapun mereka berada.

Baca Juga:  Kwarran Kasui Kunjungi DPRD WK

“Selalu saya sampaikan di mana pun prajurit TNI  berada harus bermanfaat kepada masyarakat,  prajurit TNI harus bisa apabila dibutuhkan oleh masyarakat, artinya setiap ada persoalan di situ silahkan prajurit TNI yang berada di wilayah itu mampu mengatasinya,” ungkapnya.

Semetara itu, dikaitkan dengan lembaga survey yang mengungkapkan bahwa TNI menjadi institusi yang dipercaya oleh masyarakat, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan  di masyarakat tersebut, tentunya akan menjadi tantangan bagi TNI untuk selalu meningkatkan kinerja dan  profesionalismenya di bidang pertahanan dalam menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Republik Indonesia.

Baca Juga:  Praperadilan 8 Tersangka Korupsi Ditolak, Bidkum Polda Lampung Tegaskan Proses Penyidikan Sesuai Prosedur

“Hasil dari Lembaga survey yang menyatakaan paling atas dalam top survey tentang tingkat kepercayaan masyarakat kepada TNI, tentunya itu wujud kecintaan masyarakat dan juga saya juga menyampaikan kepada seluruh prajurit TNI di mana pun berada harus selalu bermanfaat,” pungkasnya.-##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026
Unjuk Rasa di Prancis, Menara Eiffel Ditutup

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 November 2026 - 19:51 WIB

Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE

Berita Terbaru

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB