BERBAGI

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI-Gema suara Bung Karno mencabik keheningan malam. Pukul 20.30 WIB di aula mini Taman Kehati Mesuji pada pada Senin malam (07/06). Suara itu menandai diawalinya diskusi peringatan hari lahir Pancasila dengan tema, Pancasila: Perekat yang Tercerai dalam Perspektif Pemuda Antar Agama.

“Revolusi ini bukan revolusi Soekarno, tapi adalah revolusi rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke!” pekik Bung Karno melalui video dokumentasi pidatonya pada 1 Juni 1945 yang diputar di awal acara.

BACA JUGA  Saply Hadiri Lepas Sambut Dandim 0426/TB

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mesuji, Apriadi, S.E, yang didaulat sebagai moderator mengatakan kegiatan ini digagas oleh Half Galeri dan Rumah Baca bersama Pemuda Muhammadiyah dan Pemuda Batak Bersatu Kabupaten Mesuji.

BACA JUGA  PUPR Mesuji Sepi Aktifitas

“Dengan memperdengarkan kembali detik-detik saat Sang Proklamator mengemukakan gagasan besar Pancasila di hadapan Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1945 itu, ada sebuah pesan yang ingin dikemukakan bahwa, Pancasila bukanlah sesuatu yang remeh tapi besar. Sangat besar. Dan karena itu, memperingatinya juga adalah hal yang juga penting,” kata Apri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here