Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza

Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAZA/RAMALLAH-Pemerintah Palestina pada Selasa (20/10) memperingatkan dampak kemanusiaan yang serius akibat pemangkasan program bantuan internasional, termasuk keputusan Program Pangan Dunia (WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengurangi bantuan pangan ke Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Palestina mengatakan pemangkasan bantuan WFP akibat kekurangan dana mengancam keberlanjutan bantuan kemanusiaan dan dapat memperburuk penderitaan sekitar 500.000 orang di Jalur Gaza.

Menteri Pembangunan Sosial Palestina Samah Hamad telah bertemu dengan Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif WFP Carl Sikaw untuk membahas dampak pengurangan bantuan serta upaya bersama dalam menggalang pendanaan yang memadai guna memenuhi kebutuhan kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat, menurut pernyataan itu.

Baca Juga:  HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

Pemerintah Palestina menyerukan kepada PBB dan negara-negara donor agar menyediakan dana yang diperlukan untuk mempertahankan program-program bantuan, serta meningkatkan tekanan terhadap Israel agar membuka perlintasan perbatasan dan memfasilitasi penyaluran pasokan kemanusiaan, tambah pernyataan itu.

Sementara itu, organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders (MSF) pada Selasa mengatakan bahwa warga Palestina di Tepi Barat menghadapi kekerasan, intimidasi, dan situasi tidak aman yang kian meningkat akibat tindakan para pemukim Israel.

Baca Juga:  Komisi 3 Berkunjung ke Rumah Kapolri Baru, Bawa 7 'Oleh-oleh'

Dalam pernyataan pers yang dipublikasikan di situs webnya, organisasi itu mengatakan bahwa pada 15 Oktober, “para pemukim Israel menyerang secara brutal seorang rekan MSF dengan batu seukuran telapak tangan yang dilontarkan menggunakan ketapel dalam serangan yang menyasar desanya di Tepi Barat bagian selatan.”

Organisasi itu mengecam segala serangan terhadap warga sipil, serta menyerukan perlindungan bagi masyarakat Palestina, pasien, dan tenaga kesehatan.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : ANis


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong
Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla
Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana
Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia
Raperda APBD Lampung 2027, Fokus Belanja Prioritas dan Pelayanan Publik
Menhan AS Diam-diam Temui Netanyahu
Didukung Trump, Dilawan Inggris dan Belanda, Netanyahu Diujung Tanduk

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Iran Usul ke Qatar agar menerima Tim Pencari Fakta soal Penangkapan 3 Pilot Iran [xin]

Berita Utama

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini memperlihatkan suasana dalam Pertemuan Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Hong Kong, Tiongkok sSelatan. (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:11 WIB