BERBAGI

JAKARTA – Mundurnya Wakil Ketua Dewan Pembina Hanura, Moeldoko dari jabatannya sudah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Karena itu, OSO tidak kaget dengan berita Moeldoko hengkang dari Hanura tersebut.

“Pak Moeldoko sudah bicara dan pamit ke saya, karena beliau sibuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Sehingga sulit membagi konsentrasi kerjanya antara KSP dan Hanura, maka beliau memilih keluar,” tegas Ketua DPD RI yang juga Ketum Partai Hanura OSO di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (3/7).

BACA JUGA  Zona Merah!? Ali; Tanggungjawab Bersama

OSO membantah jika keluarnya Moeldoko dari Hanura tersebut karena suara Hanura diprediksi akan turun di pemilu 2019. “Itu tak ada hubungannya dengan suara Hanura. Justru suara Hanura akan naik. Kalau naik, ya naik saja. Apalagi, kata OSO ,calon kepala daerah yang didukung Hanura 70 % memenangi pilkada se-Indoensia,” katanya.
OSO tidak membantah alasan mumdur Pak Moeldoko ingin menjadi cawapres Jokowi dari jalur independen? “Lho, kok kalian tahu,” pungkas OSO sambil tertawa.[heri/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here