Laporan : Putri Nova
METRO – Selama 1 tahun lebih Abdurochim Akil dan istrinya, Ajeng, membuka sebuah warung roti di wilayah Kampus Metro di jl. Ki Hajar Dewantara 15 A.

Sebelum membuka usaha sendiri, Agil, sapaan akrab Abdurochim Akil ini sempat bekerja di bidang perhotelan di Luar Negeri. Setelah kembali ke Indonesia, Agil memutuskan membuka usaha roti yang juga terkenal di negara tempat ia bekerja dulu, yakni Roti John.

Roti John sendiri aslinya roti lapis dengan isian telur dadar yang  merupakan masakan Melayu di Singapura selama masa Kolonial Inggris sebelum akhirnya populer di seluruh Semenanjung Melayu di Malaysia.

BACA JUGA  Wujudkan Pemilu Bersih, Bawaslu Metro Rangkul Media

Viralnya Roti john di jawa bagian timur membuat pasangan suami istri yang tinggal di Jl. Gatot Subroto, Yosodadi, Metro Timur ini pun optimis merintis usaha Nina Roti John di Metro, Lampung.

Awal mulanya Agil dan Ajeng menghabiskan 50 pcs roti perhari dan hingga saat ini bisa menghabiskan roti hingga 75 pcs perharinya.

Roti John di warung Nina Roti John ini berisi telur, daging ayam, sayuran, keju, mayonais dan saus. Selain Roti John, tersedia juga Roti Kukus (Roku) dengan varian rasa stroberi, coklat, dan bluebarry, serta aneka minuman dingin.

BACA JUGA  Pastikan Kesehatan Personilnya, Kapolres Minta Anggotanya Cek Kondisi Fisik

Harga Roti John sendiri bervariasi, mulai Rp. 5.000,- hingga Rp. 25.000,- per pcs.

Walaupun pada mulanya target pasar Nina Roti John bukanlah mahasiswa, namun lokasi warung roti yang berada di wilayah kampus metro membuat Agil dan Ajeng memutuskan memberikan harga terjangkau bagi kantong mahasiswa dan pelajar.

Nina Roti John bisa juga di lihat akun instagramnya di nina_roti_john.[*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here