BERBAGI
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Laporan : Ilham Prayogi /Akt
BANDUNG – Jika ingin mencoba makanan manis zaman Pemerintahan Kolonial Belanda, Sumber Hidangan alias Het Snoephuis adalah tempatnya.

Dari luar pintu, pengunjung sudah mencium aroma kue dari toko roti yang berada di Jalan Braga Nomor 20-22 Kota Bandung.

Dibandingkan dengan tempo dulu, menu makanan dan minuman yang ditawarkan agak berbeda. Hidangan seperti nasi goreng, bistik, dan sate sudah tidak bisa ditemukan. Tetapi roti klasik khas Belanda seperti Bokkepot, Suiker Hagelslag, Likeur Bonbon dan Kreetenbrood masih bisa Anda pesan.

Salah satu penjaga toko, Pauline, Jumat, mengatakan pembuatan roti – roti yang ada di Sumber Hidangan masih menggunakan resep asli. “Rasa roti disini khas, tidak bisa ditemukan di toko roti manapun,” katanya.

BACA JUGA  IKA UNPAD Targetkan 20.000 Dosis Vaksinasi untuk Disabilitas

Sajian homemade es krim di toko ini masih menjadi menu andalan yang paling sering dicari oleh pengunjung. “Kalau di tempat lain namanya pake e, Ice Cream, jadi bisa dibawa pulang. Kalo disini pake i, es krim, gabisa dibawa pulang, jadi kalo penasaran sama rasanya dateng aja kesini,” kata dia.

Toko roti yang berdiri sejak tahun 1929 ini tidak banyak berubah dan bangunan dan bentuk yang dipakai masih sama saat toko roti ini masih bernama “Het Snoephuis”.

BACA JUGA  Ineu: Wacana Provinsi Baru Sulut Perpecahan

Interior khas Belanda masih terus dipertahankan membuat Toko Roti Sumber Hidangan tampak klasik. Sehingga banyak pengunjung yang mengabadikan momen di spot-spot tertentu.

Untuk masalah harga, roti yang ditawarkan oleh Toko Roti Sumber Hidangan ini berkisar dari harga Rp7.000 hingga Rp20.000. Sedangkan Homemade es krim dibanderol dari harga Rp10.000 hingga Rp27.000.

Toko Roti Sumber Hidangan buka setiap hari, dari pukul 09.00 – 17.00 WIB. [*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here