BERBAGI

Laporan : M.Danis
BANDAR LAMPUNG – Setelah sempat mangkir, Plt. Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto akhirnya memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Pemanggilan Nanang dimaksudkan guna menjadi saksi disidang lanjutan perkara korupsi suap fee proyek di Kabupaten Lamsel dengan terdakwa Gilang Ramadhan, Direktur PT Prabu Sungai Andalas, Rabu (14/11) di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. Selain Nanang, dalam sidang ini Jaksa KPK juga menghadirkan Ketua MPR RI dan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan yang juga merupakan kakak kandung Bupati Lamsel nonaktif, Zainudin Hasan.

BACA JUGA  Bulog Divre Lampung Melaksanakan Program Gempita

Kesaksian Nanang Ermanto ini mengungkap banyak fakta. Hal ini terbongkar saat JPU KPK, Wawan Yunarwanto menanyakan apakah Nanang yang saat itu Wabup ada komitmen dengan Bupati Zainudin Hasan soal pembagian tugas. “Apakah semua kegiatan pemerintahan dan proyek yang ambil alih Bupati Zainudin Hasan semua?” tanya JPU.

“Iya, tapi kalau soal kesepakatan enggak ada, saya ngikut aja apa kata Pak Bupati,” jawab Nanang.

BACA JUGA  Kejati Tolak Berkas Seno Aji

“Ini aneh masa Anda tidak tahu soal anggaran dan terkait proyek yang berjalan di Lampung Selatan,” cecar JPU.

“itu kenyataan-nya Pak Jaksa,” timpal Nanang.

“Kalau kepala daerah tidak peduli dengan pemerintahan ini bisa kacau,” lanjut JPU.

“Saya hanya menjaga keharmonisan Pak Jaksa, saya tahu diri,” ucap Nanang.

Sementara mengenai uang yang pernah diterimanya, Nanang mengaku lupa. “Saya hanya ingat Rp100 juta, kalau totalnya saya itu yang sudah saya kembalikan Rp480 juta,” jawabnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here