BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua MPR yang juga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar melihat hasil survei Indomatrik yang menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto semakin mendekati Joko Widodo (Jokowi) dengan selisih 3,93 persen sebagai cambuk dan penyemangat bagi TKN untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

Survei yang dilakukan Indomatrik pada 2,5 bulan menjelang pemungutan suara Pilpres 2019 menunjukkan elektabilitas capres bernomor urut 02 Prabowo Subianto, menempel ketat capres bernomor urut 01 Joko Widodo.

BACA JUGA  Demi Rakyat, Bamsoet Minta BPJS Kelas III tak Naik

“Survei Indomatrik menjadi cambuklah, penyemangat kita untuk bekerja sesuai yang kita harapkan dengan berbagai fakta-fakta survei yang ada,” tegasnya di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Jumat (15/2).

Muhaimin yang akrab dipanggil Cak Imin mengaku pihaknya memiliki strategi tersendiri untuk memperbesar selisih elektabilitas Jokowi dan Prabowo. Timnya akan lebih berkonsentrasi pada daerah tempat suara Jokowi belum terlalu kuat.

BACA JUGA  Vaksinasi Covid? Semua Persoalan Harus Dibenahi

“Kita akan konsentrasi pada basis-basis yang dibilang masih perlu peningkatan elektabilitas, misalnya Banten, DKI, Jawa Barat. Jawa Timur, Jawa Tengah paling aman,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here