Molotov Untuk KPK, Teror Terhadap Anti Korupsi

141
BERBAGI

Laporan : Heri/Vona/CJ
JAKARTA – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan teror bom molotov di rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif sebagai bentuk nyata teror terhadap pembela HAM di sektor antikorupsi.

“Ini adalah bentuk nyata teror terhadap pembela hak asasi manusia di sektor anti-korupsi. Tidak tanggung-tanggung serangan terjadi pada level pimpinan KPK, menunjukkan adanya keberulangan akibat ketiadaan hukuman atau impunitas terhadap pelaku penyerangan pekerja HAM di sektor anti-korupsi,” katanya, Kamis (10/1).

BACA JUGA  Rumah Dirut PLN Juga Digeledah KPK

Ia mengatakan, belum terkuak pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan setelah lebih dari 1 tahun tanpa penyelesaian, sekarang giliran ketua dan wakil ketua KPK diserang karena kerja-kerja mereka di sektor anti-korupsi.

Menurut dia, pihak kepolisian harus segera mengungkap pelaku dan dalang di balik teror ini. Insiden ini juga harus menjadi cambuk bagi polisi untuk menuntaskan investigasi aktor-aktor di balik serangan terhadap Novel Baswedan, termasuk terhadap mereka yang memiliki tanggung jawab komando.

BACA JUGA  7 Calon Rektor UIN Diperiksa KPK

Presiden Joko Widodo harus mengambil inisiatif untuk memerintahkan Kapolri agar melindungi pimpinan dan pegawai KPK beserta keluarga mereka pasca-insiden pelemparan bom molotov ini, katanya.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here