Laporan : Nara J Afkar
LAMPUNG TENGAH – Sebanyak 73 Bendahara Dana BOS tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Lampung Tengah, mengikuti kegiatan Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Barang di Sekolah (SIPLah) Dana Bos Tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan oleh MKKS SMK Lamteng itu menghadirkan Pemateri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung serta dipusatkan di Aula SMKN 2 Terbanggibesar, Rabu (28/8).

Dalam kesempatan itu, Ketua MKKS SMK Lamteng, Yos Devera S.Pd.MM. mengatakan, kegiatan ini dipersiapkan untuk Penggunaan Dana BOS SMK Tahun 2020 sudah harus mengunakan Belanja Non Tunai dengan Menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Barang di Sekolah (SIPlah).

BACA JUGA  Napi Lapas Gunung Sugih Ikut Ujian Paket C

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memantau serta menginformasikan penggunaan dana BOS yang baik dan benar, maka pemerintah mempergunakan SIPLah secara online, sebagai bentuk untuk memudahkan sekolah dalam berbelanja kebutuhan sekolah,” kata Dia.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN 2 Terbanggibesar itu juga berharap, setelah mengikuti kegiatan tersebut, para Bendahara BOS dapat memahami bagaimana cara dan teknis Aplikasi SIPlah Pengadaan Barang di Sekolah dengan Menggunakan Dana BOS bisa dilaksanakan sesuai dengan anjuran dari Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

BACA JUGA  Elia Lusiana Buka Operasi Pasar Murah

”SIPLah ini akan memudahkan sekolah dalam berbelanja kebutuhan sekolah, sekolah pun tinggal klik di hand phone atau laptop, maka segala kebutuhan sekolah akan ada. Selain itu juga, SIPLah ini akan termonitor dan terjaring dalam penggunaan anggaran BOS oleh sekolah,” tandasnya.[*]

- Advertisement -
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here