BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Habiburrahman mengatakan belum berencana memanggil Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin untuk mengklarifikasi isu hukum yang membelitnya diduga disebut terlibat praktik pemerasan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri, Stefanus Robin Pattuju.

“Masih kita dalami, belum ada rencana pemanggilan Azis,” kata Wakil Ketua MKD Habiburrahman saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (23/4)..

Habibburahman menyebut pihaknya mengedepankan azas praduga tak bersalah menyikapi dugaan keterlibatan Azis dalam kasus ini. Sebab, informasi baru disampaikan satu pihak.”Sejauh ini informasi masih sepihak dari si tersangka dan belum ada konfirmasi dari pihak Pak Azis,” jelas Wakil Ketua MKD dari Fraksi Gerindra.

BACA JUGA  Lampung Berkomitmen Tidak Korupsi

MKD pun memilih menunggu hasil penyelidikan KPK. Lembaga Antikorupsi diyakini profesional dan gigih membongkar kasus yang mencoreng nama baiknya itu.”Kita percaya KPK bisa kerja profesional sesuai dengan hukum,” ujar Habib.

Azis disebut-sebut menjadi perantara pertemuan Robin dan Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial. Robin meminta uang Rp1,5 miliar dari Syahrial dengan janji pengusutan perkara mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung Balai.

Robin, pengacara Maskur Husain, dan Syahrial menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam penanganan perkara di Tanjung Balai pada 2020 sampai 2021. Robin dan Maskur sudah ditahan. Sementara itu, Syahrial masih diperiksa intensif.

BACA JUGA  Cerita Firli Soal Korupsi, Masuk ke Tabungan Istri Ke-2, Ke-3 dan...

Robin dan Maskur disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b dan Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Syahrial dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here