BERBAGI

Laporan : Nara Naufalrafif
MESUJI – Siang itu sekitar pukul 12.00 wib, sekumpulan anak yatim dan keluarga tidak mampu berbaris di halaman Rumah Dinas Bupati Mesuji dengan ekspresi serta rawut wajah yang berbeda.

Tampak rasa ingin tau terhadap sesuatu nyaris terpancar di tiap sisi gerak tubuh dan nada bicara mereka yang rata-rata masih berusia 6 -11 tahun.

BACA JUGA  Soal Vaksin, Mesuji Tunggu Arahan Provinsi

Diluar pagar rumah, terparkir empat unit bus pariwisata yang siap mengantar putra-putri Mesuji itu menuju Kota Jakarta dalam rangka wisata edukasi bagi 1000 anak yatim yang digagas Khamami selaku Bupati Mesuji.

Benar saja, saat jarum jam telah menunjukkan pukul 13.00 wib siang, gemercik air hujan turun seiring dengan suara mesin bus yang menyapa.

Berbekal pesan dari sang pemimpin (bupati), para peserta kloter IV didampingi guru pembimbing mulai bergegas melangkahkan kaki menuju kursi dalam ruang bus pariwisata.

BACA JUGA  Manen Sawit, Dua Pekerja PT BSMI di Serang OTK

Hemmm… udara segar berhembus dari freon Ac perlahan menyentuh kulit. Suasana sejuk semakin terasa setelah terkena percikan air hujan yang mengguyur Bumi Mesuji.

Ketika semua kursi terisi, pengemudi bersama kondektur bus juga bersiap mengambil posisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here