Oleh : Ubedilah Badrun

MENAKAR siapa yang bakal menjadi pemenang dalam pilpres mendatang memang hangat-hangat sedap. Namun, dalam kacamata Pengamat Politik Ubedilah Badrun, tak sulit mengkirka masing-masing kekuatan capres.

Dikatakan Ubedilah-aktivis gerakan mahasiswa dan pendiri FKSMJ 1996, pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai memiliki modal sosial (social capital) yang lebih tinggi ketimbang Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

IKLAN

“Modal sosial Prabowo lebih besar karena pengalaman politik yang jauh lebih panjang. Pergaulan nasional maupun internasional Prabowo jauh lebih banyak,” urai pria yang lahir di Indramayu ini belum lama ini.

BACA JUGA  Asrul: Kubu Prabowo Selalu Serang Jokowi

Menurutnya, Prabowo memiliki jaringan yang luas, dari tingkat nasional hingga internasional. Begitu pula dengan bidang yang digelutinya, mulai dari militer, pengusaha hingga politikus.

Namun, modal sosial Prabowo disebut Ubed lebih rendah dibanding Ma’ruf Amin yang merupakan sosok ulama terkemuka dan juga tokoh dari Nahdlatul Ulama.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan modal sosial yang dimiliki Sandiaga Uno maka Kiai Ma’ruf kalah jauh. Karena selain dari latar belakang budaya yang beragam dari keluarganya, Sandi juga memiliki modal di sektor generasi milenial dan bisnis.

BACA JUGA  Pengamat: Jokowi Pas Dengan Teknokrat

“Kita bisa lihat kan Sandi ini pakai apa saja bisa masuk ke milenial, ini yang tidak bisa dilakukan oleh Jokowi maupun Ma’ruf meskipun dipaksakan,” jelas Ubed.

“Kita tidak pernah bisa membaca bahwa Ma’ruf Amin bisa menyedot perhatian pemilih milenial, itu faktor sosiologis yang tidak bisa dihindari. Maka dengan kalkulasi itu sesungguhnya modal sosial yang dimiliki oleh Prabowo-Sandi jauh lebih memungkinkan untuk memenangkan pertarungan dibandingkan dengan Jokowi-Ma’ruf,” pungkas dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini.Pengamat Politik[*]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here