BERBAGI

Laporan: Narto/Ilham/CJ
REMBANG – TMMD Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang di Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, sudah berlangsung selama 9 hari anggota Satgas TMMD langsung menuju sasaran untuk mengerjakan jalan makadam dan pengecoran. Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan musim kemarau. Cuaca yang panas menyebabkan tanah kering dan berdebu, Selasa (23/10).

Banyaknya debu yang berterbangan dapat menjadi ancaman bagi anggota Satgas TMMD terkena penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Apabila ada anggota Satgas TMMD yang sakit maka pekerjaan pun akan terjadi kendala. Kirmanto Warga Desa Pasedan RT 02/ RW 04 ingin jalannya segera jadi dan segera bisa dinikmati sehingga tidak mau ada anggota Satgas TMMD yang sakit. Dia (Wahyudi) berinisiatif membagikan masker kepada anggota satgas TMMD untuk mencegah ancaman ISPA yang datang menyerang.

BACA JUGA  Cegah Dampak Asap Karhutla, Satgas Pamtas Yonif 643 Bagikan 1.000 Masker

Wahyudi mengatakan kesehatan anggota satgas TMMD itu harus diutamakan karena mereka tiap hari bekerja. “Bapak-Bapak Tentara ini kan kerjanya tiap hari membangun jalan kami, dan selalu berhadapan dengan debu, sebagai perhatian kami mungkin hanya sebuah masker ini yang bisa kami berikan untuk melindungi dari debu yang berserakan,” tandas Kirmanto.

BACA JUGA  Cegah Dampak Asap Karhutla, Satgas Pamtas Yonif 643 Bagikan 1.000 Masker

Berbagai tantangan dialami oleh anggota Satgas TMMD, yang paling berat adalah medan yang terjal dan udara berdebu. Desa yang berada di dataran tinggi ini aksesnya sangat terjal dengan kecuraman yang tinggi. Terik matahari tidak dirasakan Satgas dan warga untuk mencapai target yang harus selesai dalam 30 hari kedepan.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here