BERBAGI

Sementara itu ditempat terpisah Kanit Tipidkor, Ipda Reza Prasetia, mengatakan modus yang di lakukan tersangka dengan cara melawan hukum dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dengan melakukan perbuatan yaitu menggunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2018 tidak sesuai peruntukannya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

BACA JUGA  Peluk IRT, HE Terduga Pelaku Pencabulan Dicokok Polisi

“Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Lampung Utara terdapat penyimpangan yang mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 174 juta lebih,” ujar Ipda Reza.

Untuk tersangka, lanjut Ipda Reza, sudah diamankan di Polres Lampung Utara guna proses penyidikan lebih lanjut. Dalam pengakuan tersangka, uang hasil penyimpangan itu dipergunakan untuk keperluan pribadi.

BACA JUGA  OTT Lampura, 7 Orang Diamankan, Uang Rp 600 Juta

“Tersangka akan kita jerat dengan pasal 2 dan 3 UU No. 20 Tahun 2001 mengenai tindak pidana korupsi dengan ancaman minimal  4 tahun dan paling lama 20 tahun,” tandasnya.##

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here