Makanan Sehat Ini Bisa Berbahaya Jika Berlebihan

Jumat, 8 Juli 2022 | 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Net

Ilustrasi: Net

Ilustrasi: Net

5. Hummus dapat menyebabkan obesitas

Hummus adalah saus Timur Tengah yang terbuat dari buncis, pasta wijen, lemon, bawang putih, dan minyak zaitun. Secara individual, semua bahan mengandung berbagai manfaat kesehatan; tetapi ketika digabungkan, mereka menghasilkan makanan super bergizi dan kaya protein.

Hummus tidak hanya cocok untuk vegan dan mereka yang alergi terhadap kacang, gluten, dan produk susu, tetapi hummus juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan pencernaan dan kontrol gula darah.

Penting untuk dicatat bahwa manfaat hummus ditemukan terutama dalam versi buatan sendiri. Sebagian besar hummus yang dibeli di toko tidak sehat dan bahkan mungkin mengandung bahan berbahaya, seperti natrium dalam jumlah tinggi, minyak yang tidak perlu, dan pengawet.

Baca Juga:  Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Dorong Pembangunan Desa dan Perlindungan Perempuan-Anak

Hummus yang dijual bebas, seperti makanan olahan lainnya, dapat menyebabkan obesitas dan berbagai penyakit, jadi sebaiknya Anda membuatnya sendiri.

6. Tuna dapat mempengaruhi keterampilan motorik Anda

Tuna adalah protein tanpa lemak yang kaya akan omega 3 dan vitamin B12. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan tuna baik untuk jantung dan memperkuat kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan tekanan darah.

Serupa dengan salmon dan ikan lainnya, tuna mengandung merkuri, sehingga menjadi makanan yang berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering. Keracunan dari merkuri bermanifestasi dalam memori atau kehilangan penglihatan, tremor fisik, dan mati rasa.

Baca Juga:  Lampung dan Jawa Timur Perkuat Sinergi Dagang dan Investasi Lewat Forum Strategis

Membandingkan manfaat tuna kalengan dan segar, keduanya rendah lemak dan tinggi protein. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa albacore atau tuna putih besar memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi dibandingkan dengan kerabat tuna yang lebih kecil dan lebih gelap. ##

sumber: liputan6.com

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah
BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!
Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026
Wagub Pimpin Ziarah ke Makam Tokoh Pramuka Lampung
PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark
Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia
Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tulang Bawang Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah Tulang Bawang

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:35 WIB

Muswil MES Bali Resmi Dibuka, Teguh Santosa Tegaskan Pentingnya Ekonomi Syariah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:18 WIB

BEM Unila Desak Prabowo Pecat Menteri Problematik dan Copot Kapolri!

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:10 WIB

PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:05 WIB

Lampung Jadi Proyek Percontohan Nilai Ekonomi Karbon Perhutanan Sosial Pertama di Indonesia

Berita Terbaru

#CovidSelesai

Pemprov dan DPRD Provinsi Lampung Sepakati Raperda APBD 2026

Jumat, 29 Agu 2025 - 23:23 WIB