Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar pertemuan dengan calon Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD)

Minggu, 11 Agustus 2024 | 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, 10 Agustus 2024 – Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar pertemuan dengan calon Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (RMD), di kediaman Ketua Umum MPAL, Sjachroedin Z.P. (SZP), di Bandar Lampung pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan MPAL dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung. Dalam momen tersebut, RMD menyatakan kesiapannya melanjutkan estafet kepemimpinan SZP, fubernur Lampung dua periode, yakni 2004—2008 dan 2009—2014.

Dalam sambutannya, Sjachroedin Z.P. menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan yang memiliki wawasan luas dan berorientasi nasional. “Saya undang RMD karena bangga. Menjadi gubernur bukan soal usia, tetapi kemauan dan kecintaan terhadap Lampung,” ujar SZP. Ia juga menyoroti pentingnya peran adat dalam kehidupan masyarakat Lampung yang perlu terus dipertahankan dan dijaga.

Baca Juga:  FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

SZP menegaskan bahwa selama 10 tahun terakhir, adat Lampung telah terabaikan, dan saat ini menjadi momen penting bagi masyarakat adat untuk bersatu demi masa depan provinsi ini.

Ia juga mendorong MPAL untuk berperan aktif tidak hanya dalam acara adat, tetapi juga dalam urusan pemerintahan dan pembangunan, memastikan bahwa adat dan budaya Lampung tetap dihormati dan diakui.

Menanggapi hal tersebut, Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan dan dukungan SZP. “Saya maju sebagai gubernur dengan banyak inspirasi dari Pak SZP. Di masa kepemimpinannya, karakter Lampung benar-benar muncul, dan saya merasa tumbuh dalam suasana tersebut,” kata RMD.

RMD juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari SZP dengan membawa perubahan positif bagi Lampung. Ia menekankan pentingnya peran MPAL dalam menjaga dan memperkuat identitas Lampung, termasuk dalam bidang pariwisata.

Baca Juga:  HUT ke-81 PMI, Gubernur Mirza Dorong Semangat Donor Darah dan Kepedulian Sosial

Menurutnya, karakter Lampung yang kuat perlu diintegrasikan ke dalam pembangunan agar tidak hilang dan dapat menarik minat wisatawan. “MPAL harus memiliki posisi strategis dalam menentukan kebijakan ke depan. Pariwisata Lampung memiliki potensi besar di luar Jawa dan Bali, dan ini harus dikelola dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, RMD menyampaikan bahwa salah satu fokus utamanya adalah memastikan program-program pembangunan yang telah dirintis oleh SZP dapat dilanjutkan dan dikembangkan lebih jauh. “Pak Sjachroedin telah meletakkan fondasi yang kuat dalam pembangunan Lampung, dan saya siap untuk meneruskan perjuangan beliau demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (*)


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi
FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme
Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
2 Tahun Pimpin Mesuji, Elfianah Tuai Pujian
Pelajar Indonesia Nikmati Festival Musim Gugur di Tiongkok
GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur
Dany Amrul: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:07 WIB

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:17 WIB

FKUB Lampung Dukung Film Ageman, Sebut Intoleransi Embrio Radikalisme

Selasa, 29 September 2026 - 10:11 WIB

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Minggu, 27 September 2026 - 17:49 WIB

Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”

Minggu, 27 September 2026 - 17:14 WIB

2 Tahun Pimpin Mesuji, Elfianah Tuai Pujian

Berita Terbaru

Warga Palestina memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh para pemukim Israel di Masjid Nur al-Din Zanki di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 1 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Rusuh, Halangi Kepulangan Keluarga Palestina

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:27 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan drone dan disediakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah (BKSDA Kalteng) dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng dari rangkaian evakuasi pada 25 dan 26 September 2026 ini memperlihatkan seekor orang utan betina yang terjebak asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Katune, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. (BKSDA Kalteng/BOSF/Xinhua)

Berita Utama

Karhutla, Tim Evakuasi Orang Utan di Palangka

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:22 WIB

Berita Utama

Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:07 WIB

Berita Utama

Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:11 WIB