BERBAGI

Laporan : Rudi/CJ
LAMPUNG UTARA – Dua Mahasiswa dari Valaya Alongkorn Rajabhat University, Pathum Thani, Thailand, Yakni; Panisa Hinpha (Yui) dan Wipaporn Jubjaimoh (Tarn) akhirnya harus kembali ke negaranya setelah sebulan menjalankan perputakaran mahasiswa dalam program SEA-Teacher (Southeast Asian Teacher) khususnya penempatan di STKIPM Kotabumi Lampung.

Kegiatan perpisahan digelar sederhana di ruang kerja Ketua STKIPM Kotabumi Lampung, Jumat (8/2). Hadir Wakil Ketua (Waket) satu Elis Susanti, M.Pd; Waket tiga Bobi Arisandi,M.Pd; dan Dosen STKIPM.

Yui, melalui bahasa yang di translate oleh Jefri Ramdani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang baik semua pihak yang ada di Lampung Utara (Lampura) khususnya lembaga STKIPM, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Abung Selatan, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Abung Semuli.

BACA JUGA  Oknum Leasing MAF Diduga Lecehkan Profesi Wartawan

“Rasa bahagia bisa berjumpa dan berkomunikasi secara langsung dengan orang Indonesia yang ada di Lampura ini. Walaupun memerlukan orang disekeliling yang menerjemahkan dan menyampaikan, karena tak bisa berbahasa Indonesia. Kultur budaya masyarakat yang penuh kelembutan dan ramah membuat saya rasanya ingin berlama-lama tinggal disini. Semua kesan baik yang didapatkan ini, akan jadi cerita pada keluarga dan teman-teman nanti di Thailand,” ujarnya.

BACA JUGA  PIA DPR Bantu Korban Tsunami Pandeglang

Sementara, Tarn menyampaikan, menjadi suatu kebanggaan bisa berbagi Ilmu dan kebudayaan Thailand kepada siswa maupun masyarakat selama berada disini.

“Selain memberikan pelajaran Fisika dan Matematika. Kami juga berbagi budaya sapa kepada siswa maupun masyarakat yang ditemui, yakni; “Sha wa di kha” untuk salam jumpa perempuan dan “sha wa di khrap” untuk pria,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here