BERBAGI

Usut PLT Bupati Dan DPRD Lamsel

Laporan: Danis Mulya
BANDARLAMPUNG-Ditengah jalanya persidangan kasus suap fee proyek inprastruktur di Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Gilang Ramadhan Direktur PT Prabu Sungai Andalas,dengan saksi Bupati non Aktif Zaunudin Hasan puluhan mahasiswa dan gabungan LSM melakukan orasi di Depan Kator Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu (31/10).

Anto, Kordinator Aksi meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas aliran dana yang mengeluar kepada anggota DPRD dan Ketua Dewan yang menerima aliran dana Rp500 Juta.

BACA JUGA  Golkar, PKS dan Demokrat Rekom Tony-Antoni

” Kami meminta kepada KPK jangan tebang pilih harus segera memproses semua orang yang dikatakan Agus Bakti Nugroho saat menjadi saksi dipersidangan, salah satunya PLT Bupati Lamsel, satu lagi katanya uang fee proyek mengalir kepartai, Anggota Dewan, Ketuanya juga semua harus diusut,” katanya.

KPK harus mengusut tuntas dan sudah jelas Bupati tertangkap, segera diperiksa semua termasuk ketua dewan yang merima Rp500 juta. “Ini kan uang rakyat berdampak pada rakyat, tiap hari Rabu kami akan menyikap dan mendukung menangkap semua oknum oknum yang terlibat menyicipi uang, disini sudah jelas ketua dewan menerima fee proyek,” katanya.

BACA JUGA  Kunjungi BNNK, LAN Ajak Perkuat Penanganan Narkotika

KPK harus bertindak tegas pihaknya mendukung penuh ini menyangkut perekonomian Lampung, korupsi ini sudah seperti solat ada imam dan jamaah semua bagi-bagi.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here