Laporan : Heri Suroyo

LAMPUNG – Anggota Komite I DPD RI Ahmad Bastian mengingatkan pentingnya mitigasi bencana di permukiman yang rawan bencana longsor seperti yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang menyebabkan banyak korban tertimbun dan meninggal dunia.

“Penting sekali mitigasi bencana di permukiman warga mengingat kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana. Untuk mencegah adanya korban jiwa akibat longsor, perlu ada mitigasi bencana saat dibuatnya perencanaan lanskap permukiman,” ungkap Ahmad Bastian, Selasa (12/1).

Musibah longsor terjadi pada Sabtu (9/1) petang di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang. Insiden terjadi saat bukit yang berada di belakang Kompleks Pondok Daud amblas. Akibatnya, sebagian rumah di Perum SBG Parakan Muncang yang berada di atas bukit juga ikut ambles hingga menyebabkan belasan rumah tertimbun material longsor.

BACA JUGA  Sekjen DPD Dikukuhkan jadi Penasehat Pordasi

“Dengan adanya mitigasi bencana, maka pengembangan permukiman mengacu terhadap ancaman bahaya longsor. Harapannya, peristiwa longsor yang menyebabkan permukiman tertimbun bisa dihindari,” kata Bastian.

Anggota Komite I DPD RI Dapil Lampung yang membidangi pemukiman-kependudukan dan pertanahan-tata ruang terus mendorong agar Revisi UU (RUU) Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana bisa segera dibahas. Bastian juga menggarisbawahi pentingnya RUU ini terintegrasi dengan UU Penataan Ruang dan UU Konstruksi.

BACA JUGA  DPD RI Dan Presiden Senat Republik Ceko Bahas Penguatan Investasi

“Ini penting karena terkait dengan pemetaan daerah bencana dan rawan bencana yang tidak bisa dihuni. Hal tersebut juga termasuk untuk ketentuan membangun bangunan di kawasan rawan bencana,” ujar Bastian

DPD RI saat ini tengah membahas substansi materi RUU Penanggulangan Bencana, agar bisa memberi pendapat terhadap proses pembahasan di DPR. DPD RI memandang perlunya memuat ketentuan sanksi untuk pejabat yang mengeluarkan izin pembangunan di daerah rawan bencana.

“Kita harapkan dengan realisasi RUU Penanggulangan Bencana maka kita bisa mengantisipasi dan meminimalisir jatuhnya korban bencana alam,” jelas Bastian.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here