BERBAGI

Laporan: Putrinova

LAMPUNG TIMUR – Rangkaian kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan sudah mulai terlihat. Salah satunya Lomba Gerak Jalan untuk SD dan SMP yang di selenggarakan di Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, Rabu pagi, (15/08). Kegiatan yang rutin di lakukan setiap tahun ini disambut dengan antusias oleh para peserta, terlihat dari banyaknya sekolah yang mengikutsertakan murid-muridnya berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Setiap Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekecamatan Batanghari, Lampung Timur mengirimkan beberapa regu untuk mengikuti lomba baris berbaris ini. “Sekolah harus mengirimkan minimal satu regu yang terdiri dari 13 orang di tiap regu. Maksimal nya tak terbatas. Bahkan ada sekolah yang mengirimkan empat regu,” terang Sri, salah satu Juri Lomba Gerak Jalan.

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari seratus regu ini memiliki jarak tempuh sekitar 8 kilometer (km). Ada 4 juri yang menunggu di beberapa pos sambil memberikan penilaian dalam kepada peserta. Kriteria penilaian dari juri yakni meliputi kekompakan peserta, seragam yang dikenakan, atributnya lengkap atau tidak, semangat para peserta, serta jumlah peserta dalam regu, masih lengkap atau sudah berkurang.

BACA JUGA  Lampung, Remisi Bebas 102 Napi

“Alhamdulillah, masyarakat disini sangat antusias sekali ya. Juga semua peserta semangatnya tinggi. Karena ini juga kan sudah menjadi kegiatan rutin tiap tahun gerak jalan untuk SD dan SMP”, ujar Sri. “Saya harap tahun depan pesertanya lebih banyak lagi. Lebih semangat lagi”.

Salah satu orang tua siswa juga turut senang, anaknya bisa ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi salah satu peserta Gerak Jalan. “Seneng sih, bisa ikut memeriahkan tujuhbelas Agustus ini. Ini yang kedua kalinya dia jadi peserta. Dia juga seneng banget bisa ikutan”, kata Eka saat di temui Lintas Lampung.

BACA JUGA  Polisi Ringkus 3 Pemuda Terduga Pencuri Motor

Namun Ibu satu anak ini menyayangkan akses jalan di Kecamatan Batanghari yang masih kurang layak untuk digunakan kegiatan Gerak Jalan seperti ini. “Cuma mungkin akses jalannya kurang mendukung. Masih banyak lubang-lubang. Kan, kasihan juga kalau pas becek jalannya susah jadi kotor”, lanjut Eka.

para regu memperebutkan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga untuk mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Tim Juri yang menilai terbagi dua, Juri SD dan Juri SMP dengan sistem penjurian silang. Yakni, Juri SD yang terdiri dari guru SD menilai peserta SMP, sedangkan Juri SMP yang terdiri dari guru SMP menilai peserta SD.[*]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here