BERBAGI

LINTASTV-Penolakan atas Pilgub 27 Juni 2018 terus digelorakan masyarakat Lampung. Masyarakat menilai, Pilgub kali ini pilgub yang sangat parah.

Ditengah bulan Ramadhan, taburan sarung dan jilbab terus diguyur oleh Paslon No 3. Dengan alasan alat peraga kampanye, politik sarung ini terus menyerang rumah-rumah penduduk di Provinsi Lampung.

BACA JUGA  Meski Ditetapkan, Tuntutan Politik Uang Pilgub Terus Jalan

Setelah bulan Ramadhan, taburan uang Rp 50 ribu, Rp 20 ribu juga menghiasi wajah demokrasi Lampung.

BACA JUGA  Didik: Insiden Pilgub? Tindak Secara Hukum

Kekuatan korporasi sulit dibendung dengan uang yang berlimpah-limpah. Sokongan institusi yang ikut melacurkan diri makin memperkuat gerakan hingga terstruktur dan masif. [danis/lintas]

BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here