Laporan-Vona/ Heri Suroyo
KALIANDA-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datangi kantor Pemkab Lampung Selatan tepatnya ruang Ekonomi Pembangunan. Tim menyita dokumen-dokumen dari ruangan tersebut dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Selatan, Senin (13/7).

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri keada media menegaskan jika kedatangan tim merupakan pengembangan dai tindak pidana korupsi yang dilakukan Zainudin Hasan-mantan Bupati Lampung Selatan yang telah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang pada 25 April 2019 lalu. Dengan vonis pidana penjara 12 tahun dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

BACA JUGA  PPP Setuju Pidana Mati Bagi Koruptor

Selain itu, Zainudin diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp66.772.092.145 subsider 2 tahun penjara. Zainudin juga sempat mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA), tapi ditolak.[*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here