Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Iklan di medis sosial yang menjual Gedung DPR/MPR di toko online. Di salah satu marketplace dengan warna dominan oranye, Gedung DPR dijual seharga Rp 99 ribu saja. Akun yang menjual menyertakan foto gedung DPR dalam penawarannya.

“Silahkan kalau yang mau beli, kalau saya sih nggak mau,” tulis akun tersebut dalam penawarannya, seperti dilihat pada Rabu (7/10). Bahkan ada juga yang menjual lebih murah. Gedung DPR beserta isinya cuma dipatok dengan harga Rp 10 ribu.

Gedung DPR dijual juga ada di marketplace warna hijau. Gedung DPR beserta anggotanya dijual Rp 100 ribu di sana.”GEDUNG 80% MASIH BAGUS MINUS ISINYA SUDAH BOBROK,” ujar akun yang menawarkan dalam keterangan produknya.

BACA JUGA  MPR Raih BMN Awards

Menangganpi hal itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menegadkan jika hal tersebut hanya joke atau lelucon yang tidak pada tempatnya.

“Gak apa-apa, itu joke sebagai proses pendewasaan kita walaupun itu tidak lazim, insinuatif saja,” kata Indra sambil tertawa di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Rabu (7/9).

BACA JUGA  BKSP Dorong Pariwisata Indonesia Kelas Dunia

Keberadaan Gedung DPR, MPR dan DPD RI di kawasan Senayan Jakarta, menurut Indra adalah aset milik negara atau BUMN, sehingga jika soal jual-menjual itu urusan Menteri Keuangan.

“Jika ada masyarakat yang mendukung lembaga DPR atau MPR dijual, maka di sisi lain ada juga masyarakat yang kecewa,” ujarnya.

Karena itu, Indra menyarankan agar pemasangan iklan Gedung DPR/MPR di jual ditanyakan ke pembuat iklan. “Tanya sama mereka yang beriklan. Tapi ini aset negara. Dan, jika mau diusut, silakan aparat kepolisian menindaklanjuti,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here