BERBAGI

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Mujahid Abdul Latief, selaku Ketua Tim Kuasa Hukum Fahri Hamzah saat ini telah menerima salinan putusan kasasi Mahkamah Agung terkait perseteruan kliennya dengan PKS. Pihaknya berharap agar PKS segera melaksanakan isi putusan.

“Salinan putusan dari MA sudah kami terima dan oleh sebab itu kami meminta PKS sebagai pihak yang kalah agar melaksanakan putusan dengan sukarela.” kata Mujahid kepada awal media di PN Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

Sebagai warga negara yang baik, lanjut Mujahid, maka sudah sepatutnya semua pihak mentaati putusan pengadilan.

BACA JUGA  PKS Tak Mau Kehilangan Suara Umat

“Kita sudah sama-sama komitmen dan sepakat bahwa negara ini adalah negara hukum sebagaimana secara tegas diatur dalam konstitusi,” ujarnya lagi.

Sebagaimana diketahui perseteruan Fahri dengan PKS merupakan babak lanjutan atas gugatan Fahri di PN Jakarta selatan terkait dengan pemecatan dirinya oleh PKS sebagai kader PKS serta sebagai Anggota dan Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019.

Pada tingkat pertama PKS kalah dan diwajibkan untuk membayar ganti rugi sebesar 30 milyar kepada Fahri. PKS pun mengajukan banding, namun bandingnya ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta. Hingga akhirnya pada bulan Maret 2018 kemarin PKS mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, lalu melalui putusannya Nomor 1876/K/Pdt/2018 MA juga menolak kasasi tersebut.

BACA JUGA  Maret, Rekomendasi PKS Turun

Dengan ditolaknya permohonan kasasi PKS, maka kedudukan Fahri Hamzah tetap sah sebagai kader PKS, Anggota DPR RI dan Wakil Ketua DPR RI. Selain itu MA juga menolak seluruh dalil yang diajukan oleh PKS terkait dengan gugatan kerugian immaterial yang dialami Fahri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here