BERBAGI

Laporan : Heri/Vona/CJ
JAKARTA – Istana melalui Kantor Staf Kepresidenan (KSP), klaim secara umum tingkat korupsi di berbagai bidang menurun setelah melalui berbagai upaya perbaikan pelayanan publik.

“Tingkat korupsi di berbagai bidang menurun, misal di sektor pendaftaran CPNS, sebaran korupsi menurun dari angka 60 persen pada 2016 menjadi 30 persen pada 2018,” kata Deputi II KSP Yanuar Nugroho dalam acara Diskusi Media bertajuk “Pelayanan Rakyat Bebas Dari Korupsi” di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (9/1).

BACA JUGA  Rupiah Tertekan, Krisis 1998 Tak Akan Terulang

Dia mengatakan, pihaknya menggelar survei dalam berbagai bidang dan juga mendapati fakta bahwa interaksi masyarakat dengan proses administrasi yang berbelit berkurang.

Hal itu kata dia, juga menekan jumlah pemberian uang tambahan untuk mengakses suatu layanan.

“Termasuk dalam berbagai sektor termasuk pada sektor kesehatan, pendidikan dan pengurusan dokumen administrasi publik termasuk KTP, KK, akta kelahiran, dan sebagainya,” katanya.

Di sektor kesehatan, 95 persen responden survei menyatakan tidak membayarkan uang tambahan untuk memperoleh fasilitas kesehatan. Sementara dalam pengurusan dokumen sipil terjadi juga perbaikan dari yang sebelumnya 69 persen persen pada 2016, responden tidak pernah membayarkan uang tambahan, saat ini 83 persen pada 2018 menyatakan tidak membayarkan uang pungli tersebut.

BACA JUGA  Rangkul Swasta Dan LSM Selesaikan Stunting

“Ke depan, upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang juga bersih dari praktik korupsi akan terus diperkuat,” kata Yanuar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here