BERBAGI

Laporan : Agus Setiawan
PESISIR BARAT – Ajang Krui surf U-18 regional barat yang di selenggarakan oleh Krui Surf League (KSL) dan Pesisir Barat Surfing Asosiasi (PBSA) berhasil menghasilkan atlet surfing berbakat asli putra daerah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).

Hal itu terlihat saat beberapa surfer lokal Pesbar yang baru berusia 13 tahun dapat memberikan perlawanan kepada seniornya baik dari Pesisir Barat, Bengkulu maupun Banten yang mengikuti kompetisi tersebut.

BACA JUGA  Dinas Pendidikan-Kebudayaan Gelar Pelatihan Tari-Musik

Cikal Richie misalnya, salah satu surfer lokal krui yang mengikuti kompetisi tersebut ini mampu mengimbangi para peserta yang lebih lama mengenal olahraga surfing. Bahkan Cikal mampu masuk dalam putaran delapan besar kompetisi surfing. namun sayang perjuangan cikal kandas hanya di putaran delapan besar.

Kekalahan Cikal di putaran delapan besar ajang surfing Krui surf u-18 berskala lokal itu karena satu hit (1grup) dengan Fathur Hermas, salah satu surfer handal dan lebih senior asal Banten.

BACA JUGA  Waduh, Pesisir Tengah Rawan Pencurian

“Terimakasih dan alhamdulilah berkat gelaran surfing ini saya dapat unjuk kebolehan dan menjadi pengalaman saya meski hanya masuk diputaran delapan besar,” kata Cikal kepada kepada wartawan.

Sementara Joko Susilo, salah satu juri ajang surfing tersebut mengatakan, praktek dilapangan kita mengikuti prosedur internasional yang di buat oleh World Surf League (WSL).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here